Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengunjungi Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Ulok Kupai Kabupaten Bengkulu Utara.
Gubernur mengapresiasi masyarakat Ulok Kupai yang melestarikan budaya dan kesenian tradisional, seperti Tari Gandai, Jaranan, Tari Kreasi Nalok Putung dan lain sebagainya.
“Kehadiran saya ke Ulok Kupai karena sekitar 2 pekan lalu, Tokoh Masyarakat sekaligus Penasehat Budaya Bumi Pekal langsung mengundang saya untuk menyaksikan pentas seni dalam rangka HUT RI dan Tahun Baru Islam. Ini pantas kita apresiasi,” jelas Rohidin, Jumat (19/8/22).
Kades Tanjung Dalam, Sidarni menyampaikan rasa haru, bangga dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Rohidin.
Menurutnya hingga provinsi Bengkulu berusia 53 tahun, baru pertama kali Gubernur Bengkulu hadir secara resmi di desa yang dia pimpin.
“Jadi Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu yang pertama menginjak Bumi Pekal di Desa Tanjung Dalam,” ungkapnya.
Senada disampaikan Penasehat Budaya Bumi Pekal Zamhari Jamal yang mengatakan Rohidin bukan membawa pola pimpinan akan tetapi menerapkan pola pemimpin.
“Langsung beliau temui rakyat demi rakyat. Bahkan beberapa peristiwa yang sempat mengganggu kenyamanan masyarakat kami, semua bisa diselesaikan dengan solusi terbaik dari Pak Gubernur,” jelasnya.
Solusi terbaik yang diungkapkan Zamhari Jamal tersebut yaitu peran Gubernur Rohidin menyelesaikan polemik antara PT DDP dengan masyarakat Pekal.
Selain itu, polemik antara masyarakat Ketahun dengan PT Pamor Ganda beberapa waktu lalu juga terselesaikan. (Adv)
