Kondisi Kulit dan Rambut Jokowi Jadi Sorotan Warganet: Gejala Autoimun atau Hiperkortisolisme?

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta – Sejak beberapa hari terakhir, warganet ramai membicarakan kondisi fisik Joko Widodo (Jokowi), setelah sebuah video menampilkan perbedaan mencolok pada wajah dan rambutnya.

Dalam rekaman tersebut, Jokowi memberikan tanggapan atas isu ijazah palsu yang ditujukan kepadanya, Namun yang paling mencuri perhatian adalah tampilan bercak hitam di area wajah dan leher, serta rambut yang tampak menipis di sejumlah titik.

Cuplikan video tersebut beredar luas di berbagai media sosial. Banyak pihak, mulai dari pakar kesehatan hingga warga biasa berkomentar tentang dugaan kondisi kesehatan mantan Presiden tersebut.

Dokter Tifa, misalnya, melalui akun X, mengunggah analisisnya dengan menyebut adanya kemungkinan gejala autoimun atau hiperkortisolisme (Sindrom Cushing).

“Pak Jokowi kok seperti kena Autoimun? Wajah dan leher tiba-tiba penuh melasma atau bercak-bercak hitam, Dan tiba-tiba juga alopecia berat, rambut rontok mendadak di dahi, ubun-ubun, belakang kepala Autoimun atau Hiperkortisolisme? Dokter pribadi perlu meresepkan Anti-depresan, deh…Kasihan, beban berbohong 10 tahun, nggak kebayang rasanya,” tulisnya.

Unggahan itu sudah ditonton lebih dari 736 ribu kali dan memicu reaksi beragam, Beberapa warganet mulai mempertanyakan motif di kolom komentar di akun X milik Dokter Tifa tersebut, diantaranya:

Akun @Rossye berkomentar, “Seiring bertambahnya usia, perubahan kulit dan rambut adalah hal yang wajar terjadi pada siapa saja.”

@E-Mangxxx, berbohong dpt memengaruhi kesehatan kulit..berbohong dpt menyebabkan stres dan stres kronis dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah kulit..hormon stres seperti kortisol dpt menyebabkan inflamasi dan masalah kulit seperti jerawat, eksim, atau gatal-gatal…

Sementara akun @tommxx menyinggung berbagai peristiwa politik semasa Jokowi menjabat, seakan mempertanyakan relevansi komentar terkait kesehatan dengan konteks tersebut.

Di sisi lain, ada pula yang menunjukkan empati memberikan dukungan, “Beliau pasti sudah berupaya mencari pengobatan, tetapi mungkin penyakit ini belum ada obatnya. Semoga Dokter Tifa memiliki solusi.”

Hingga kini, pihak Istana atau tim medis Jokowi belum memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan kondisi wajah dan rambut tersebut.

Belum ada keterangan jelas tentang penyebab perubahan pada kulit, leher, maupun rambut eks Presiden RI tersebut. (AHK)