Satujuang, Seluma- Kecelakaan maut melibatkan truk kontainer terjadi di jalan Fly Over Tais, menewaskan sopir dan kernet pada Sabtu (21/2/26) sekitar pukul 00.30 WIB.
Truk kontainer bernomor polisi BD 8415 CZ yang melaju dari Kota Bengkulu menuju Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, tersebut diduga mengalami rem blong saat menuruni jalur dua arah di bawah Fly Over Tais.
Akibatnya, truk kehilangan kendali, oleng, dan akhirnya terguling di sisi jalan.
Sopir dan kernet dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian, terjepit di dalam kabin truk yang ringsek parah akibat benturan keras.
Insiden ini juga menyebabkan tiang listrik patah setelah dihantam badan kontainer, sehingga aliran listrik warga sempat padam mendadak.
Menurut Suprapto, warga Kelurahan Pasar Tais yang tinggal tidak jauh dari lokasi, truk melaju dari arah Kota Bengkulu sebelum terguling di turunan Fly Over Tais.
“Kemungkinan remnya blong saat di turunan. Truknya terguling dan hampir masuk ke rumah warga, tapi tertahan tiang listrik,” ujar Suprapto.
Suara benturan keras terdengar hingga ke rumah-rumah warga, mendorong sejumlah warga keluar untuk melihat kejadian dan berinisiatif memberikan pertolongan awal sebelum petugas tiba di lokasi.
Beruntung, laju kendaraan terhenti setelah menghantam tiang listrik sehingga tidak sampai menimbulkan korban tambahan dari warga.
Meskipun badan truk yang terguling nyaris menerobos ke salah satu rumah.
Petugas kepolisian bersama warga langsung melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Memberlakukan sistem buka-tutup untuk kendaraan dari dua arah guna mencegah kemacetan panjang.
Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi korban dan kendaraan masih berlangsung dengan bantuan alat berat.
Sementara sejumlah teknisi bengkel setempat mematikan mesin truk yang masih menyala pascakecelakaan guna mencegah risiko kebakaran.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, dengan dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi pengereman serta pemeriksaan faktor lain seperti kondisi kendaraan dan kelayakan jalan.
Hingga Pukul 04.20 dini hari, korban belum juga dapat dievakuasi karena terkendala beratnya badan truk.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan di kawasan turunan Fly Over Tais yang dikenal curam dan rawan bagi kendaraan bermuatan berat.
Aparat kepolisian mengimbau para pengemudi memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melintasi jalur tersebut demi keselamatan bersama. (Da)
