Dinilai Tidak Sportif, Pemerintahan 4 Desa di Kaur Kritik PT KGS

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Kaur– Pemerintahan 4 desa di Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur mengkritik PT KGS karena dianggap tidak sportif dan kurang menghargai mereka.

Pemerintahan dari 4 desa, yaitu Desa Tanjung Dalam, Kepahiang, Babat, dan Tanjung Aggung merasa bahwa peralihan kepemilikan perusahaan ke PT KGS tidak dilakukan dengan koordinasi yang baik.

“PT KGS belum melakukan koordinasi dengan kecamatan dan ini dianggap melanggar aturan serta tidak menghargai pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa,” ujar Camat Tetap, Darmanuddin, Jumat (25/8/23).

Meskipun hampir sebulan telah berlalu sejak peralihan tersebut, PT KGS belum pernah memberi tahu atau berkomunikasi dengan pemerintahan desa atau camat.

Camat juga menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam terkait perilaku PT KGS yang dianggap tidak menghormati dan menghargai pihak lain.

“Kami hanya meminta agar PT KGS segera menghadap karena aktivitas perusahaan ini berada di wilayah kecamatan dan kami akan terus memantau situasinya,” imbuh Camat.

Camat juga mengingatkan bahwa PT KGS tidak boleh meremehkan fakta bahwa wilayah yang mereka klaim dan jalan yang mereka gunakan adalah milik nenek moyang penduduk setempat.(NT/tas)