Jelang Lebaran BUMDes Penyandingan, Bagikan Telur Kepada Masyarakat

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Kaur- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Penyandingan, Kecamatan Kaur Tengah, membagikan telur kepada masyarakat Desa Penyandingan, Selasa (17/3/26).

Pembagian ini dilakukan menjelang Lebaran, dengan sebanyak 51 kepala keluarga masing-masing menerima satu karpet telur.

Telur tersebut merupakan hasil pengelolaan anggaran dana ketahanan pangan desa Penyandingan tahun 2025, yang dikelola BUMDes dalam bentuk peternakan ayam petelur berpopulasi 500 ekor.

Ketua BUMDes Penyandingan, Sudirman, menyatakan bahwa pembagian telur ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran.

“Memang sengaja kita bagikan menjelang lebaran karena biasanya masyarakat sebelum lebaran itu masak kue lebaran,” ujar Ketua BUMDes Sudirman.

Ia menambahkan bahwa satu karpet telur per kepala keluarga dapat sedikit meringankan masyarakat.

Sebagai pembina BUMDes, Kepala Desa Penyandingan Syofyan meminta masyarakat untuk bersyukur atas kontribusi BUMDes yang sudah dirasakan, meskipun belum maksimal.

Kontribusi ini dinilai sesuai dengan modal yang dikelola oleh BUMDes Penyandingan.

“Kami dari pemerintah desa meminta masyarakat untuk bersyukur tahun ini kita bisa menerima hasil dari BUMDes,” jelas Kepala Desa Syofyan.

Ia menyampaikan hal tersebut saat pembagian telur berlangsung di halaman rumah bendahara BUMDes.

Syofyan juga berharap masyarakat dapat terus mendukung kegiatan yang dikelola BUMDes Penyandingan di masa mendatang.

Pada tahun 2026, anggaran untuk ketahanan pangan desa Penyandingan ditiadakan karena minimnya dana desa dan adanya kebutuhan masyarakat untuk kegiatan lain yang lebih mendesak.

Salah satu masyarakat Desa Penyandingan, Jamila Wati, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pengurus BUMDes dan pemerintah desa.

Ia merasa telur sebanyak 30 butir yang diterimanya sangat bermanfaat untuk bahan pembuatan kue Lebaran.

“Saya terutama sangat berterima kasih kepada pengurus BUMDes dan pemerintah desa Penyandingan,” ungkap Jamila Wati.

Ia menambahkan bahwa telur sangat dibutuhkan ibu-ibu menjelang Idul Fitri untuk membuat kue.

Jamila Wati menyampaikan hal tersebut kepada wartawan saat berada di lokasi pembagian telur. (Bim)