Dedy Wahyudi Tantang Mahasiswa Bengkulu: Dari Ide Kampus, Jadi Wirausaha Sukses!

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Walikota Dedy Wahyudi menantang 75 mahasiswa Universitas Dehasen untuk mengubah ide kampus menjadi wirausaha sukses melalui pelatihan kewirausahaan di Kantor Walikota, Selasa (3/3/26).

Upaya Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus memacu semangat kewirausahaan generasi muda ini dilaksanakan melalui Dinas Koperasi dan UKM dengan menggelar pelatihan “Membangun Jiwa Wirausaha Muda” di Ruang Hidayah I.

Sebanyak 75 mahasiswa Universitas Dehasen (Unived) ambil bagian dalam kegiatan ini. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, membuka acara dan memberikan motivasi.

Dalam arahannya, Dedy Wahyudi menekankan pentingnya afirmasi diri. Ia juga menyoroti pola pikir sukses sejak usia muda.

Keberhasilan, menurut Dedy, selalu diawali keyakinan kuat terhadap diri sendiri. Ia mencontohkan kisah para pendiri startup besar.

Kisah Bukalapak dan Gojek menjadi inspirasi. Mereka mampu mengubah ide sederhana menjadi bisnis raksasa yang sukses.

“Tanamkan di bawah alam sadar bahwa kita harus sukses,” ujar Dedy Wahyudi.

Ia mendorong mahasiswa untuk selalu meyakini diri. Saat melihat orang sukses, mereka harus berkata, “saya juga harus sukses.”

Bahkan, Dedy memotivasi agar mereka memiliki impian besar. “Yakinkan suatu saat saya juga bisa punya,” imbuhnya.

Menurut Dedy, tantangan zaman menuntut mahasiswa peka. Mereka harus mampu membaca peluang usaha.

Sektor kuliner dan otomotif disebutnya potensial. Bidang usaha ini selalu dibutuhkan masyarakat secara berkelanjutan.

Namun, keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada produk. Strategi pemasaran juga menjadi kunci penting.

Kemasan menarik, harga kompetitif, dan promosi tepat diperlukan. Ini agar produk mampu bersaing di pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menjelaskan tujuan pelatihan.

Pelatihan ini dirancang membentuk mindset kewirausahaan. Mahasiswa dibekali pemahaman dasar bisnis.

Ini juga mendorong keberanian mengeksekusi ide. Tujuannya agar ide menjadi produk bernilai jual.

“Mahasiswa harus berani memulai sejak dini,” tegas Nelawati.

Ia menekankan pentingnya tidak takut gagal. Kegagalan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan.

Jumlah pelaku UMKM di Kota Bengkulu telah mencapai puluhan ribu unit. Pemkot berharap mahasiswa menjadi energi baru.

Mereka diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Caranya melalui inovasi, kreativitas, dan keberanian berwirausaha.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal. Tujuannya melahirkan wirausaha muda yang sukses dan berkontribusi bagi Kota Bengkulu. (Rls)