Satujuang, Jawa Barat- Sosok Dedy Mulyadi atau akrab dipanggil Kang Dedy Mulyadi (KDM) berbeda dengan kepala daerah (Kada) yang hanya suka pencitraan.
Hal ini diungkapkan mantan Kapolda Jawa Barat (Jabar) Susno Duadji dalam salah satu podcast belum lama ini.
“Saya salah seorang pengagum beliau ya, saat saya jadi Kapolda dan beliau jadi Bupati di Purwakarta terobosannya banyak sekali,” terang Susno ketika dihadapkan dengan pertanyaan apakah KDM hanya pencitraan.
Sejak masih menjadi anggota DPR, terang Susno, KDM sudah menunjukkan terobosan-terobosan di Jabar.
Kata Susno, KDM adalah sosok yang berani dalam membuat terobosan-terobosan baru untuk rakayt.
“Dia berani keluar duit (uang pribadi, red) untuk rakyat, berani menolong rakyat kecil, berani membela rakyat-rakyat yang tidak mendapatkan keadilan dan masyarakat yang terpinggirkan,” imbuhnya.
Kata Susno, langkah itu sudah dari dulu dilakukan oleh KDM dan itu bukan pencitraan, sudah menjadi wataknya.
Ia menuturkan rasa bangga dan senang dengan adanya figur KDM yang saat ini menjadi panutan beberapa kepala daerah lain baik Gubernur maupun Bupati di Indonesia.
“Banyak yang meniru langkah-langkah beliau dan itu bagus sekali,” paparnya.
Lanjut Susno, mungkin banyak juga yang tidak setuju dengan KDM. Karena ladang-ladang cari uang beberapa pihak mungkin jadi tertutup.
Namun, kata dia, nampaknya KDM tidak peduli dengan hal itu, karena yang dia pikirkan adalah rakyat. Jadi, apa yang dipandang oleh rakyat tidak benar, akan dia terobos.
“Dan tidak pakai besok dan tidak pakai akan, sekarang juga. Cari alat berat, cari kepala dinas, ini prosedurnya ini langsung datangkan alat berat, satu tidak cukup satu, dua, tiga, 4 saya yang bayar katanya. Jembatan pun yang konstruksinya nggak bagus robohkan, hari ini juga bangun. Nah pemimpin seperti inilah yang diidolakan rakyat,” pungkas Susno. (Red)
