Satujuang, Bengkulu Tengah- Seorang bocah berusia delapan tahun dilaporkan tewas tenggelam di aliran sungai kawasan objek wisata Kampoeng Durian, Desa Datar Lebar, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Peristiwa duka ini terjadi pada Rabu (25/3/26) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui merupakan warga Bumi Ayu yang saat itu tengah berlibur bersama keluarganya.
Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai bagian belakang area wisata tersebut.
Hingga kini, kronologis pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kapolsek Taba Penanjung Irian Syahri membenarkan insiden tersebut, yang sebelumnya juga disampaikan oleh Kapolres Bengkulu Tengah Totok Handoyo.
“Benar, kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Korban datang bersama keluarga ke Kampoeng Durian dan tenggelam di aliran sungai, bukan di kolam wisata,” ujar Irian.
Saat ini, korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bengkulu Tengah untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak kepolisian juga telah melakukan sterilisasi di lokasi kejadian guna menjaga keamanan serta mendukung proses penyelidikan.
“Lokasi kejadian berada di aliran sungai di belakang kawasan wisata. Saat ini sudah kami sterilkan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut,” tutup Irian. (Red)
