PDRB Rp253 Triliun, Ekonomi Batam Tumbuh 6,76% Didorong Investasi dan Sektor Riil

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Satujuang, Batam- Ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen pada 2025, didorong investasi dan sektor riil, dengan PDRB mencapai Rp253,63 triliun, memperkuat posisinya sebagai motor penggerak daerah.

Capaian pertumbuhan ini meningkat dari 6,69 persen pada 2024, menegaskan posisi Batam sebagai motor penggerak ekonomi Provinsi Kepulauan Riau.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB Batam atas dasar harga berlaku 2025 sebesar Rp253,63 triliun, sementara harga konstan mencapai Rp144,67 triliun.

PDRB per kapita Batam tercatat sebesar Rp195,56 juta, mencerminkan peningkatan produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kontribusi Batam terhadap total PDRB Provinsi Kepulauan Riau tetap dominan, mencapai lebih dari 60 persen, menunjukkan peran strategisnya.

Walikota Batam Amsakar Achmad menyatakan capaian ini hasil sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

“Batam terus membuktikan diri sebagai daerah tujuan investasi yang kompetitif dan menjanjikan,” ujar Amsakar, Kamis (5/3/26).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Batam didorong Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 9,53 persen.

Dari sisi lapangan usaha, sektor Real Estate tumbuh 14,70 persen, diikuti Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 11,90 persen.

Amsakar menegaskan Pemerintah Kota Batam akan memperkuat fondasi pertumbuhan melalui percepatan infrastruktur dan penyederhanaan perizinan.

“Kami berkomitmen menjaga momentum ini agar pertumbuhan ekonomi Batam tidak hanya tinggi, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan,” tegas Amsakar. (NIP)

Komentar