Satujuang, Bengkulu-Warga Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, akhirnya mendapatkan kepastian pembangunan akses Jalan Ilir Talo yang menghubungkan Desa Pasar Seluma, dengan proyeksi dimulai pada tahun 2026.
Pembangunan infrastruktur Jalan Ilir Talo ini akan direalisasikan melalui kolaborasi Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2026.
Kondisi Jalan Ilir Talo yang selama ini rusak akan ditingkatkan menjadi lebih representatif melalui skema pembiayaan tersebut.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain SE, mengungkapkan bahwa kepastian pembangunan Jalan Ilir Talo ini diperoleh setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) menyampaikan pemberitahuan resmi.
Dalam informasi tersebut, usulan perbaikan Jalan Ilir Talo yang diajukan Pemerintah Provinsi Bengkulu telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam program IJD.
“Ini merupakan bagian dari perjuangan anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan Seluma,” ujar Teuku, Kamis (11/12/25).
Meski demikian, Teuku menegaskan bahwa pengerjaan Jalan Ilir Talo tidak sepenuhnya mengandalkan anggaran dari pemerintah pusat.
Menurutnya, porsi pembangunan melalui IJD tidak mencakup seluruh ruas Jalan Ilir Talo yang ada.
Untuk menutup kekurangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengalokasikan APBD guna menyelesaikan segmen Jalan Ilir Talo yang belum terakomodasi.
“Pembangunan melalui IJD tidak sampai ke ujung jalan,” tegas politisi PAN itu, “Oleh karena itu, sisanya akan dituntaskan melalui APBD Provinsi Bengkulu agar Jalan Ilir Talo benar-benar fungsional dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.”
Ia menambahkan, hasil pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Bengkulu menyepakati alokasi anggaran pembangunan jalan dan gedung pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp600 miliar.
Anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada Jalan Ilir Talo, tetapi juga diarahkan untuk peningkatan infrastruktur jalan di hampir seluruh kabupaten.
Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk rehabilitasi gedung fasilitas pendidikan dalam kerangka program Pemprov Bengkulu Bantu Rakyat.
Dengan skema pembiayaan terpadu antara pemerintah pusat dan daerah, DPRD Provinsi Bengkulu optimistis Jalan Ilir Talo akan menjadi akses vital yang akhirnya dapat dinikmati masyarakat.
Akses vital Jalan Ilir Talo ini diharapkan dapat dinikmati masyarakat setelah puluhan tahun berada dalam kondisi memprihatinkan. (Adv/Red)








Komentar