World Cleanup Day 2025: Pemkab Brebes Gelar Aksi Bersih-Bersih

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Brebes – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menggelar aksi peduli lingkungan berupa kegiatan bersih-bersih sampah di sepanjang Jalan Raya Cigedog, Kecamatan Kersana, Brebes, Jawa Tengah pada Sabtu (20/9/25) pagi.

Kegiatan tersebut melibatkan ratusan peserta dari berbagai elemen, mulai dari ASN, TNI/Polri, pelajar, komunitas, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Sekda Brebes, Drs. Khaerul Abidin, MM, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk memperbaiki tata kelola persampahan di Kabupaten Brebes.

“Gerakan bersih-bersih hari ini adalah momentum penting untuk membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Pemilahan sejak dari rumah, pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, hingga optimalisasi bank sampah adalah langkah nyata menuju lingkungan yang lebih sehat,” ujarnya.

Khaerul mengapresiasi inisiatif kampanye peduli lingkungan yang digelar selama sebulan penuh, mulai 15 September hingga 15 Oktober 2025, termasuk program Jumat Bersih yang kembali di galakkan. Ia menekankan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Brebes.

Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Lingkungan yang bersih dan sehat tidak hanya meningkatkan produktivitas masyarakat, tetapi juga menciptakan generasi yang tumbuh dalam suasana lebih baik serta mengurangi risiko bencana.

“Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, saya yakin Brebes bisa berkembang menjadi daerah yang lebih maju, bersih, dan berdaya saing,” tambahnya.

Aksi ini terselenggara berkat kerja sama lintas sektor, melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes, TNI/Polri, perangkat Desa Cigedog, serta komunitas peduli lingkungan.

Kepala DLH Brebes, Laode Vindar Aris Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan pemerintah daerah dalam menekan penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.

“Peringatan WCD di Brebes menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat. Harapan kami, gerakan ini tidak hanya berhenti di acara seremonial, tetapi berlanjut sebagai kebiasaan sehari-hari,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga di hadiri jajaran Forkopimca, organisasi Banser, Fatayat NU, serta Karang Taruna Desa Cigedog. (Hera)

Komentar