Satujuang- Saat naik pesawat, banyak penumpang yang ingin tidur secepatnya, terutama pada penerbangan pagi atau dini hari.
Namun, tidur saat pesawat lepas landas dan mendarat sangat tidak dianjurkan karena alasan keselamatan.
Pertama, tidur dapat menyebabkan barotrauma, yaitu cedera pada telinga akibat perbedaan tekanan udara. Saat pesawat lepas landas dan mendarat, tekanan di kabin berubah dengan cepat.
Jika penumpang tertidur, mereka tidak akan dapat mengatasi perbedaan tekanan ini dengan menguap, menelan, atau mengunyah, yang dapat mengakibatkan rasa sakit atau kehilangan pendengaran sementara.
Kedua, tidur saat lepas landas dan mendarat juga berisiko dalam situasi darurat. Dua fase ini adalah yang paling berbahaya dalam penerbangan, dan kecelakaan sering terjadi saat itu.
Jika penumpang tertidur, mereka mungkin tidak menyadari keadaan darurat dan lambat dalam bereaksi, yang dapat menghambat proses evakuasi.
Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap terjaga selama lepas landas dan mendarat. Jika merasa sangat lelah, sebaiknya tunggu hingga pesawat telah lepas landas dan tanda sabuk pengaman dimatikan sebelum tidur.
Keselamatan dan kenyamanan bersama adalah prioritas utama dalam penerbangan.(Red/idntimes)
