Satujuang, Seluma- Warga Kelurahan Babatan menolak rencana pendirian stone crusher PT Salsa Bila Gemilang Abadi karena kekhawatiran dampak, sementara Lurah belum mengeluarkan rekomendasi.
Penolakan tersebut disampaikan melalui surat yang dilayangkan ke Bupati Seluma, DPRD Seluma, serta sejumlah instansi terkait, pada Selasa (3/2).
Perwakilan warga, Julian Riswanto, mengatakan penolakan dilakukan karena masyarakat khawatir terhadap dampak lingkungan dan sosial yang akan ditimbulkan.
“Kami menolak keberadaan stone crusher di Babatan karena menimbulkan kekhawatiran dan trauma pengalaman sebelumnya,” ujar Riswanto.
Ia menjelaskan, surat penolakan tersebut diketahui pihak kelurahan, namun tidak ditandatangani lurah.
Alasan yang disampaikan, dokumen perizinan perusahaan juga berasal dari kelurahan.
Sementara itu, Lurah Babatan, Ardani, menegaskan hingga kini belum mengeluarkan rekomendasi apa pun terkait rencana pendirian stone crusher PT Salsa Bila Gemilang Abadi.
“Rencana ini masih pro dan kontra. Saya belum bisa memberikan rekomendasi sebelum ada kesepakatan masyarakat,” kata Ardani, Rabu (4/2/26).
Menurut Ardani, berdasarkan pendataan kelurahan, warga yang tinggal paling dekat dengan lokasi hanya enam kepala keluarga dan seluruhnya menyatakan setuju.
Ia menambahkan, warga yang menolak tercatat sebanyak 14 orang, sebagian tidak berdomisili di sekitar lokasi.
Meski demikian, Ardani mengungkapkan salah satu kendala utama adalah jarak lokasi stone crusher PT Salsa Bila Gemilang Abadi yang terlalu dekat dengan pondok pesantren, yakni sekitar 350 meter.
“Pihak pesantren meminta jarak dimundurkan karena kurang dari 500 meter,” jelas Ardani.
Ia menegaskan, selama persyaratan jarak tersebut belum terpenuhi, rekomendasi tidak akan ditandatangani.
Di sisi lain, warga menilai belum ada sosialisasi dari pihak perusahaan kepada masyarakat terdampak langsung.
Salah seorang warga, Rusli A, mengatakan hingga kini belum pernah diundang dalam sosialisasi rencana tersebut.
“Setahu saya belum ada sosialisasi dari perusahaan,” kata Rusli.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi perizinan terkait rencana stone crusher PT Salsa Bila Gemilang Abadi. (Da)
