Satujuang, Mukomuko- Waka I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi menyoroti Balai Benih Ikan (BBI) Lubuk Pinang sebagai potensi besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendorong pengembangan sektor perikanan.
BBI yang dikelola Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko ini kini berfungsi ganda sebagai pusat pembibitan ikan dan sumber PAD.
Fasilitas di Desa Lubuk Pinang tersebut berperan penting dalam menyediakan benih ikan air tawar bagi petani lokal.
Berbagai jenis benih ikan air tawar diproduksi di sana, termasuk lele, nila, dan ikan konsumsi lainnya.
Produksi benih terus diupayakan meningkat untuk memenuhi permintaan petani dan menjaga ketersediaan benih berkualitas sepanjang tahun.
Wisnu Hadi, menilai BBI Lubuk Pinang memiliki potensi signifikan untuk mendukung perikanan dan menambah pendapatan daerah.
Pengelolaan BBI yang optimal tidak hanya membantu pembudidaya, tetapi juga menjadikannya unit usaha daerah yang produktif.
“BBI Lubuk Pinang memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor perikanan di Mukomuko sekaligus berpotensi meningkatkan PAD daerah,” ujar Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Wisnu Hadi, Kamis (12/3/26).
Ia juga mendorong Dinas Perikanan untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas benih ikan yang dihasilkan.
Peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BBI Lubuk Pinang.
“Jika pengelolaannya terus ditingkatkan, kami yakin BBI ini bisa memberikan manfaat yang besar,” tambah Wisnu.
Manfaat tersebut mencakup keuntungan bagi masyarakat pembudidaya ikan dan peningkatan pendapatan daerah.
DPRD Mukomuko berharap pengembangan BBI Lubuk Pinang dapat berkelanjutan.
Hal ini bertujuan agar sektor perikanan di daerah tersebut semakin berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (Zul/Adv)
