Starliner Bermasalah, Astronaut NASA Terpaksa Tinggal di ISS Lebih Lama

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang- NASA akan menunggu hingga tahun depan untuk memulangkan dua astronaut, Sunita Williams dan Barry “Butch” Wilmore, dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menggunakan pesawat SpaceX.

Keduanya, yang seharusnya pulang dengan pesawat Boeing Starliner, terpaksa tinggal lebih lama di ISS karena masalah dengan Starliner.

Awalnya, mereka dijadwalkan pulang setelah delapan hari, tetapi kini mereka harus tinggal selama delapan bulan.

Menurut Administrator NASA Bill Nelson, Starliner akan kembali tanpa awak sementara Crew-9 dari SpaceX dijadwalkan untuk Februari mendatang akan membawa Williams dan Wilmore pulang.

Starliner mengalami kerusakan pada sistem propulsinya, yang membuatnya tidak dapat diandalkan untuk misi pulang.

Insinyur Boeing dan NASA khawatir pesawat tersebut mungkin tidak memiliki daya dorong yang cukup untuk kembali ke Bumi.

Misi SpaceX Crew-9, yang awalnya direncanakan membawa empat astronaut, akan diubah untuk hanya mengangkut dua penumpang tambahan dari ISS pada Februari.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi keterlambatan dan masalah yang dihadapi Starliner, serta merupakan pukulan lebih lanjut bagi reputasi Boeing.

Sejak pensiunnya Pesawat Ulang-alik, NASA telah bergantung pada pesawat dari Boeing dan SpaceX untuk transportasi astronaut ke ISS.

Namun, SpaceX telah menjadi satu-satunya penyedia transportasi berawak dalam empat tahun terakhir, setelah penundaan dan masalah yang menghambat pengembangan Starliner.

NASA memastikan bahwa astronaut di ISS memiliki cukup perlengkapan dan pelatihan untuk menjalani masa tinggal yang lebih lama dan melanjutkan eksperimen mereka.(Red/tempo)