Siswi SMKN 3 Banyumas Tewas Terjatuh dari Gedung Lantai 4

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Purwokerto – Seorang siswi SMKN 3 Banyumas berinisial MA (17) di laporkan meninggal dunia usai terjatuh dari lantai 4 gedung baru Universitas Terbuka (UT) Purwokerto pada Kamis pagi (31/7).

Insiden tragis ini terjadi saat korban tidak sedang mengikuti kegiatan resmi sekolah.

Kepala SMKN 3 Banyumas, Heppy Budi Kurniawan, menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa korban telah mengajukan izin tidak hadir di sekolah pada hari kejadian.

“MA, di hari itu memang mengajukan izin tidak masuk sekolah. Kami sangat terkejut begitu mendengar kabar duka ini,” ujar Heppy kepada wartawan, Jumat (1/8/25).

MA merupakan siswa kelas XI jurusan seni tari. Ia di kenal aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di luar sekolah, terutama yang berkaitan dengan dunia seni.

Menurut informasi yang di terima pihak sekolah, saat kejadian MA sedang terlibat dalam kegiatan di sebuah sanggar seni.

“Kegiatan itu bukan bagian dari program sekolah. Kami mendapat kabar bahwa MA membantu kegiatan di sanggar seni, bukan agenda resmi sekolah,” jelas Heppy lebih lanjut.

Kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, korban berasal dari Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas, dan pada saat itu berperan sebagai asisten tata rias dalam acara pertunjukan seni yang menjadi bagian dari peresmian gedung baru UT.

“Korban berinisial MA, berusia 17 tahun. Dia hadir di lokasi sebagai asisten tata rias. Saat ini, kami masih mendalami status kehadirannya, apakah sedang dalam masa magang atau tidak,” ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan.

Menurut penyelidikan awal, korban sempat mengantar rekannya menuju area lift untuk keperluan riasan di lokasi berbeda. Setelah itu, ia di duga kembali ke lantai empat. Tak lama kemudian, tubuh MA di temukan tergeletak di lantai dasar dalam kondisi luka berat.

“Setelah mengantar temannya, di duga MA kembali naik ke lantai atas. Tak berselang lama, sejumlah saksi melihat kerumunan di lantai dasar dan ternyata korban sudah terjatuh,” tambah Kompol Andryansyah.

Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki lebih lanjut penyebab jatuhnya korban, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu insiden tersebut. (Hera)