Jakarta- Presiden Prabowo Subianto melantik ratusan pejabat yang akan bertugas dalam Kabinet Merah Putih.
Diantaranya terdiri dari 48 menteri, 55 wakil menteri, lima kepala lembaga setingkat menteri, satu wakil kepala staf kepresidenan, tujuh utusan khusus, tujuh penasihat khusus, satu staf khusus, serta enam badan dengan total 11 orang.
Prabowo menyatakan siap bekerja segera bersama kabinetnya dalam 100 hari pertama pemerintahan. Ia meminta dukungan dan doa seluruh rakyat untuk mewujudkan yang terbaik bagi bangsa.
Dalam 100 hari kerja, Prabowo berkomitmen mengeksekusi 17 program prioritas dan delapan program cepat hasil terbaik.
Fokus utamanya meliputi swasembada pangan, energi, dan air; reformasi penerimaan negara, politik, hukum, birokrasi; pemberantasan korupsi dan narkoba; serta pengentasan kemiskinan.
Selain itu, ia akan memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, serta keamanan nasional, di samping menjaga hubungan internasional yang kondusif.
Prabowo juga mendorong pelaksanaan proyek quick win di bidang kesehatan, pendidikan, dan pangan, yang dialokasikan dana lebih dari Rp100 triliun.
Program makan siang bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan, serta pembangunan sekolah dan rumah sakit di daerah menjadi fokus utama.
Di sektor non quick win, Prabowo akan melanjutkan proyek pembangunan bendungan, irigasi, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Para menteri dalam Kabinet Merah Putih pun telah menyatakan komitmen mereka. Menteri Ketenagakerjaan berfokus pada penetapan upah minimum, Menteri Perumahan menargetkan pembangunan rumah bagi rakyat kecil.
Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian akan menggenjot daya beli masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Digital berfokus pada pemberantasan pinjaman dan judi online ilegal, dan Menteri Energi serta Menteri Kesehatan akan menata regulasi dan skrining kesehatan nasional.
Prabowo juga menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen selama masa pemerintahannya.(Red/CNN)
