Satujuang, Bengkulu- Tim gabungan berhasil meringkus terduga pelaku kasus curanmor berinisial CI (37), warga Palembang. Aksi ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan.
“Benar, terduga pelaku berhasil kami amankan bersama sejumlah barang bukti hasil kejahatan,” ujar Kompol Sujud Alif Yulam Lam, Jumat (24/10/25).
Dugaan pencurian terjadi di halaman SLB Negeri 05 Kota Bengkulu, menyasar satu Honda Revo merah tahun 2008. Motor itu milik warga Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar.
Kejadian berlangsung pada Senin (20/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban memarkirkan motor tanpa mengunci stang saat menunggu anaknya pulang sekolah.
Korban menyadari motornya hilang saat hendak pulang dan segera melapor ke Polsek Gading Cempaka. Akibat insiden ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Tim Macan Gading segera menindaklanjuti laporan, mendapat informasi keberadaan pelaku di Jalan Manggis, Dusun Besar. Pada Kamis (23/10) pukul 21.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap pengakuan pelaku telah berulang kali melancarkan aksi pencurian motor. Wilayah Kota Bengkulu menjadi lokasi favoritnya selama ini.
Petugas lantas melakukan pengembangan kasus. “Kami kemudian melakukan pengembangan hingga ke Desa Maras Tengah, Kabupaten Seluma, pada Jumat (24/10) dini hari,” jelas Sujud.
Dari pengembangan itu, tiga unit sepeda motor hasil curian berhasil diamankan. Pelaku juga diduga terlibat dua kasus curanmor lain di Polsek Ratu Agung dan Selebar.
Kasat Reskrim Kompol Sujud menegaskan komitmen Polresta Bengkulu menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan. Khususnya untuk kasus pencurian sepeda motor yang marak.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, gunakan kunci ganda, dan parkir di tempat yang aman,” tegasnya.
Polresta Bengkulu akan terus meningkatkan patroli untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan. Keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan di Polsek Gading Cempaka. Proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut sedang berjalan. (Red)
