Polres Seluma Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi, Pelaku Pakai 37 Barcode

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Seluma- Jajaran Polres Seluma berhasil membongkar praktik Penimbunan BBM Bersubsidi jenis Pertalite dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Nala.

Kapolres Seluma Bonar Ricardo P. Pakpahan menyebutkan, Operasi Pekat Nala yang digelar pihaknya berhasil mencapai target 100 persen.

Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan ratusan botol minuman keras serta paket besar narkotika golongan I jenis ganja.

Namun, yang menjadi sorotan utama adalah terbongkarnya modus Penimbunan BBM Bersubsidi di tengah maraknya isu kelangkaan BBM di masyarakat.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh SY (40), warga Desa Tangga Baru, Kecamatan Seluma Selatan.

“Pelaku menjalankan aksinya dengan memodifikasi tangki mobil jenis Toyota Kijang Super bernomor polisi BD 1259 PC,” ungkap Kapolres dalam Pers Rilis, Kamis (12/3/26).

Dalam modifikasinya, pelaku membuat lubang pada tangki kendaraan yang kemudian disambungkan ke tiga jeriken berkapasitas masing-masing 35 liter untuk menampung BBM tambahan.

Tidak hanya itu, pelaku juga memanfaatkan puluhan barcode berbeda untuk mengelabui sistem pembelian BBM bersubsidi di SPBU.

“Pelaku menggunakan sekitar 37 barcode kendaraan yang diperoleh dari kerabat maupun keluarga untuk melakukan pengisian BBM secara berulang,” ujar Kapolres Bonar.

Pelaku diamankan petugas saat melintas di Desa Sidomulyo setelah sebelumnya melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Seluma.

Polisi menaruh kecurigaan terhadap kendaraan tersebut karena berulang kali melakukan pengisian BBM dalam waktu singkat.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik tersebut, termasuk memeriksa operator SPBU.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalahgunakan BBM bersubsidi karena dapat merugikan masyarakat luas. (da)