Satujuang- Tidak hanya menyediakan buku dan tempat baca, Perpusda Provinsi Bengkulu sediakan ruang layanan anak yang luas dan nyaman.
“Perpustakaan merupakan sumber utama pendidikan. Jika perpustakaan berfungsi dengan baik, maka indeks literasi bangsa dipastikan baik juga,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Meri Sasdi.
Masyarakat, sekolah, kelompok belajar bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Perpustakaan karena terbuka untuk umum. Namun jika ingin meminjam buku wajib memiliki kartu keanggotaan.
Beberapa masyarakat masih menilai bahwa fungsi perpustakaan bersifat kaku. Contohnya persepsi bahwa perpustakaan hanya sebagai tempat menyimpan koleksi referensi untuk bahan tugas sekolah, bahan penelitian dan segala sesuatu yang berat-berat.
Sekarang paradigma tentang perpustakaan terus berubah, perpustakaan tidak lagi dianggap sebagai tempat yang horor. Seorang pustakawan harus aktif, kreatif dan inovatif agar pengunjung betah di perpustakaan.
Gedung-gedung perpustakaan di desain menarik dan kreatif, sehingga pemustaka merasa nyaman karena sejatinya perpustakaan digunakan sebagai refleksi diri, tempat rekreasi atas kepenatan-kepenatan pekerjaan, tugas sekolah atau tugas kuliah.
Sekarang di sana sudah ada layanan anak sebagai kelompok layanan yang memberikan layanan rekreatif bagi masyarakat, selain menyediakan koleksi yang dapat dibaca juga bisa digunakan sebagai tempat rekreasi keluarga.
Layanan anak mempunyai ruang baca yang luas dan nyaman bagi anak-anak dan keluarga sehingga menumbuhkan minat baca anak sedari dini.
“Anak-anak yang datang ke perpustakaan akan disambut oleh pustakawan untuk diajak belajar bersama melalui story telling yang membantu anak untuk mengenal buku, meningkatkan kreativitas anak, menambah kosakata dan menambah ilmu baru dari cerita yang disampaikan,” pungkasnya. (Qiss/Adv)
