Pemudik Dibegal di Bypass Mojoagung Jombang: Uang Rp8 Juta dan HP Raib

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jombang – Pemudik bernama Dwi Nur Iman (24) saat sedang perjalanan pulang dari Malang dengan sepeda motor Honda Supra X 125 menjadi korban aksi perampokan oleh kelompok begal yang telah mengincarnya sejak ia melintasi jalan Bypass Mojoagung, Jombang.

Korban yang diketahui adalah warga Dusun Kandangan, Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersebut harus menelan pil pahit ketika rencana pulangnya untuk berkumpul bersama keluarga di hari raya Idulfitri berubah mencekam.

Menurut keterangan Dwi, sebelum melewati lokasi tersebut ia sempat berhenti di ATM untuk mengambil uang karena kehabisan saldo. Namun, dalam perjalanan pulang, ia menyadari bahwa dirinya dibuntuti oleh 2 motor yang dikendarai oleh 2 pelaku.

“Saat saya turun dari motor, niat saya adalah mengantisipasi tindakan yang mencurigakan. Tapi, tak lama kemudian, tas selempang saya yang berisi uang tunai sebesar Rp8 juta dan 2 unit handphone dirampas,” ungkapnya, Sabtu (29/3/25).

Upaya Dwi untuk merebut kembali tas tersebut berakhir tragis ketika ia dibacok oleh para pelaku menggunakan senjata tajam. Akibat kejadian tersebut, Dwi mengalami luka pada tangan kiri dan lecet di kaki.

Segera setelah peristiwa, Dwi melaporkan insiden tersebut ke Polsek Mojoagung, Jombang dan kemudian mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, mengonfirmasi bahwa laporan terkait perampokan tersebut telah diterima.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi, 6 pelaku dengan 3 unit motor, termasuk 2 motor tipe PCX dan NMAX diduga terlibat dalam aksi perampokan ini.

Polisi juga tengah menggali informasi lebih lanjut melalui keterangan saksi dan pengumpulan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Warga setempat menuturkan bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi di kawasan Bypass Mojoagung.

Jalan yang minim penerangan dan seringkali digunakan sebagai lintasan balap liar ini kerap menjadi incaran para pelaku kejahatan.

“Sudah beberapa kali terjadi perampasan motor di area ini, sehingga kami berharap polisi dapat meningkatkan patroli guna mengurangi insiden kriminal,” ujar salah satu warga.

Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat, terutama para pemudik, untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi jalan sepi, terutama pada malam hari.

Pihak berwajib pun mengimbau agar setiap orang segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan serta menggunakan posko yang telah disediakan untuk menjaga keamanan selama perjalanan.