Pelajar Tewas Ditikam di Warem Desa Tebat Sibun Seluma, Camat Minta APH Tegas

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Seluma- Seorang pelajar tewas ditikam di sebuah warung remang-remang (warem) yang berlokasi di Desa Tebat Sibun, Kabupaten Seluma.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu (15/3/26) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban, seorang pemuda asal Desa Taba, Kecamatan Talo Kecil, mengalami dua luka tusukan di bagian dada dekat ulu hati.

Ia ditusuk oleh rekannya yang merupakan warga Desa Pring Baru setelah terlibat cekcok di lokasi kejadian.

Kepala Desa Tebat Sibun, Weka, membenarkan insiden tragis tersebut.

“Betul, kejadiannya semalam jam setengah dua, langsung ditangani pihak kepolisian,” ujar Kepala Desa Tebat Sibun, Weka.

Korban juga sudah dibawa ke rumah duka di Desa Taba setelah kejadian.

Perselisihan antara korban dan pelaku disebut telah terjadi sebelumnya.

Keduanya kemudian kembali bertemu di warem hingga berujung pada penusukan fatal.

“Korban itu kabarnya sudah meninggal ditempat, sempat di bawa ke Puskesmas, namun tidak tertolong,” tambah Weka.

Camat Talo Kecil, Reza Muftadi, turut membenarkan kejadian yang merenggut nyawa seorang pemuda tersebut.

Ia mengaku sangat menyayangkan peristiwa ini.

Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa sebelumnya telah beberapa kali menyurati pihak terkait agar warem di wilayah tersebut ditertibkan.

“Jauh sebelumnya bersama dengan Kepala Desa kita sudah bersurat ke Satpol PP dan instansi terkait, agar dilakukan penutupan Warem itu,” ujar Camat Talo Kecil, Reza Muftadi.

Namun, belum ada upaya preventif dari pihak terkait sehingga insiden ini terjadi.

Keberadaan warem di wilayah tersebut selama ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Ya, kami minta pihak terkait ini tegas untuk menutup Warem, kita sudah banyak menerima laporan keresahan dari masyarakat,” tegas Camat Reza.

Jenazah korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Taba pada Minggu siang.

Pelaku bersama beberapa orang saksi telah diamankan di Mapolres Seluma untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap dan status hukum pelaku. (da)