Pamit Buang Air Kecil, Bocah Hulu Palik Hanyut di Sungai

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Bengkulu Utara– Pamit buang air kecil, Nadia Safira (3.5) bocah dari Desa Kota Lekat Kecamatan Hulu Palik hanyut di sungai.

“Saat itu korban dan ibunya Meli (35) ingin memakan bakso di Desa Air Gading Kecamatan Kerkap,” ujar Camat Kerkap Ramdani Halian kepada awak media, Sabtu (6/5/23).

Dijelaskan Ramdani, saat sampai di lokasi tempat bakso, Nadia Safitri pamit kepada ibunya untuk buang air Kecil di sekitar aliran siring irigasi.

Selang berapa lama, Meli merasa curiga lantaran sang anak tak kunjung kembali setelah beberapa menit.

“Meli lalu menyusul anaknya ke pinggir siring irigasi, akan tetapi anaknya tidak ada di sana,” imbuh Ramdani.

Sontak saja, dengan perasaan sedih bercampur panik, Meli berteriak sembari mencari anaknya di pinggir siring.

Karena teriakan keras itu pula akhirnya didengar oleh warga sekitar dan langsung ikut mencari bocah malang tersebut.

“Tak lama kemudian Nadia Safitri akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa dan saat ini sudah berada di rumah duka,” terang Ramdani.

Sementara Kapolsek Kerkap Iptu Nofriyanti mengatakan, penyebab meninggalnya korban diduga teperpeleset sehingga hanyut dan tenggelam di aliran siring.

“Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pintu air siring irigasi yang berjarak sekitar 100 M dari lokasi kejadian dengan kondisi tertelungkup,” pungkas Kapolsek.(nt)