Bengkulu – Guna menjaga stabilitas bahan pokok di pasar serta menekan inflasi, Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat akan melaksanakan pasar murah di sembilan titik di Kota Bengkulu.
“Pelaksanaan operasi pasar murah tersebut akan menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri,” kata Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fachriza Razie, Selasa (8/11/22).
Fachriza mengatakan, operasi pasar akan dimulai pada minggu depan dengan menjual bahan baku seperti beras, gula, minyak goreng dan komoditi pasar lainnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan dana BTT guna mengatasi inflasi di Provinsi Bengkulu dan akan diperuntukkan jika inflasi disebabkan karena komoditi pangan.
Kegiatan pengendalian inflasi tersebut dilakukan terhadap kebutuhan pokok yang paling terdampak dan menjadi penyumbang tertinggi terjadinya inflasi.
Provinsi Bengkulu saat ini mengalami inflasi sebesar 1,22 persen dan kelompok pengeluaran transportasi menyumbang sebesar 8,80 persen. (red/danis).
