Bengkulu – Gencarnya pembangunan Pulau Enggano dengan memaksimalkan fungsi sebagai Pulau 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) terus dilakukan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.
Kedatangan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi pada Sabtu (14/1/23) lalu ke Pulau Enggano merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah pusat untuk Rohidin.
Menhub Budi mengatakan untuk terus ikut membantu pemerintah daerah dalam pengembangan pelabuhan dan bandara di Pulau Enggano.
“Agar pergerakan masyarakat maupun distribusi logistik lancar,” ujar Menhub Budi didampingi Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri.
Lanjut Menhub Budi, Enggano bisa diakses baik melalui laut maupun udara.
Karena ada dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Malakoni dan Pelabuhan Penyeberangan Kahyapu dan satu Bandara Enggano.
Ia menjelaskan, hal tersebut merupakan konsep Bapak Presiden Joko Widodo untuk membangun dengan paradigma Indonesia sentris.
“Kita ingin Enggano dapat terhubung dengan baik seperti daerah lainnya, seperti yang terus didorong Pemprov Bengkulu bersama Gubernur Rohidin,” ujar Menhub Budi.
Sementara disampaikan Sekda Hamka Sabri, bahwa kunjungan kerja Menhub terkait dengan percepatan pembangunan di Pulau Enggano.
Seperti peningkatan bandara Enggano, Jalan Trans Enggano yang akan terus dibangun hingga selesai.
Termasuk pembangunan dan pengembangan pelabuhan.
“Komitmen pemerintah pusat untuk membantu pemerintah daerah membangun Pulau Enggano dapat dilihat dari Kunker Menhub ke pulau terluar Bengkulu ini,” jelas Hamka Sabri, Minggu (15/1).
Pemprov Bengkulu, lanjut Hamka, optimis bahwa pulau Enggano akan maju seiring dengan terbangunnya infrastruktur dasar dan strategis yang sudah dan akan dibangun.
Seperti dibangunnya infrastruktur telekomunikasi di Pulau Enggano tahun lalu.
“Kami meyakini dengan infrastruktur yang terbangun dengan baik maka investasi akan masuk dan harapannya masyarakat Enggano bisa menjadi masyarakat yang sejahtera dan mandiri,” jelas Sekda Hamka.
Untuk diketahui bahwa kunjungan kerja Menhub RI ini juga didampingi Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian.
Lalu Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha serta perwakilan Pemprov Bengkulu yakni Sekprov Hamka Sabri dan sejumlah kepala OPD. (red)
