KPK Temukan Harga MBG Rp10 Ribu Dipotong Jadi 8000: Istana Tanggapi Begini

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, temukan adanya informasi mengenai pemotongan harga makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp10.000 menjadi Rp8.000.

Meski data tersebut masih berupa informasi awal dan belum melalui proses verifikasi lapangan, langkah penyampaian ini diungkapkan sebagai upaya preventif untuk mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

Dalam pertemuan yang berlangsung di gedung Merah Putih KPK pada Rabu, 5 Maret 2025, Setyo menyampaikan temuan tersebut kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

“Informasi ini kami sampaikan untuk antisipasi, agar masalah tidak berkembang dan berdampak pada kualitas makanan yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengonfirmasi bahwa BGN telah berjanji untuk menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Pertemuan antara KPK dan BGN merupakan bukti niat baik BGN dalam mengelola dana APBN pada program MBG secara transparan dan akuntabel,” ucap Hasan.

“Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan kinerja program prioritas Presiden Prabowo,” imbuhnya.

Setyo menekankan pentingnya distribusi dana yang tepat agar tidak terjadi penurunan kualitas di tingkat daerah.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan dana yang terpusat di BGN dapat mengantisipasi potensi penyimpangan agar nilai makanan yang diterima sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Meski informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut, respons positif dari BGN diharapkan dapat memacu peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program MBG ke depannya.