Gubernur Bengkulu Minta Semua Perguruan Tinggi Mendata Mahasiswa Asal Wilayah Terdampak Bencana

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menginstruksikan seluruh rektor perguruan tinggi di provinsi ini mendata mahasiswa asal wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, Kamis (4/12/25).

Pemerintah Provinsi Bengkulu akan memberikan perhatian khusus kepada para mahasiswa yang keluarganya sedang mengalami musibah di kampung halaman.

“Para mahasiswa ini nanti akan diundang langsung oleh Pemerintah Provinsi untuk diberikan bantuan selama masa pemulihan bencana,” ujar Helmi Hasan.

Gubernur Helmi menjelaskan bahwa bantuan yang disiapkan meliputi biaya hidup harian serta biaya pendidikan, agar para mahasiswa tetap dapat melanjutkan kuliah tanpa terbebani kondisi ekonomi keluarga yang terdampak bencana.

“Jadi para mahasiswa asal daerah bencana tak perlu gelisah untuk meneruskan pendidikannya; kita pasti pikirkan dan kita pasti bantu,” tegasnya.

Selain dukungan bagi mahasiswa, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga telah menyiapkan bantuan untuk masyarakat di wilayah terdampak bencana, termasuk pengiriman 100 unit ambulans ke daerah yang membutuhkan, jelas Gubernur Helmi.

Tak hanya itu, Pemprov Bengkulu juga akan memberangkatkan relawan yang membawa sembako dan obat-obatan guna memenuhi kebutuhan mendesak para korban.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan tiga bentuk bantuan sekaligus, meliputi biaya hidup dan pendidikan bagi mahasiswa asal daerah bencana, pengiriman 100 unit ambulans, serta pemberangkatan relawan beserta sembako dan obat-obatan.

Menutup keterangannya, Gubernur Helmi Hasan mengingatkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada warga di wilayah bencana, tetapi juga kepada para mahasiswa yang sedang merantau dan menempuh pendidikan di Bengkulu.

“Kita juga harus pikirkan mahasiswa yang merantau untuk menempuh pendidikan di Bengkulu,” ujarnya. (RlsKominfo)