Eko Patrio Buka Suara Soal Penjarahan di Rumahnya

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta — Rumah milik anggota DPR RI nonaktif sekaligus komedian Eko Hendro Purnomo, yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, menjadi sasaran penjarahan pada Agustus lalu dan mengalami kerusakan parah.

Meski kehilangan besar secara materi, Eko menyatakan menerima kejadian itu dan telah memaafkan pelaku, namun menyerahkan proses hukum kepada kepolisian.

“Sementara sudah 7, termasuk Rian yang diproses dan saya kalau memaafkan ya memaafkan tapi saya kembalikan ke Polda Metro Jaya. Karena polisi punya hak untuk proses hukum ini,” ujar Eko Patrio dalam keterangannya di Polda Metro Jaya, Sabtu (13/9/25).

Eko mengakui rumahnya, yang dibangun dari hasil kerja keras puluhan tahun, hancur dalam semalam.

Ia menggambarkan bagaimana jerih payahnya tergerus oleh peristiwa tersebut, namun menegaskan bahwa keselamatan dan keteguhan keluarga kini menjadi prioritas utama.

“Jujur, itu memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun… rumah yang udah saya bangun dari hasil jerih payah saya,” kata Eko, Sabtu (13/9).

Untuk sementara waktu, Eko dan keluarga menempati sebuah kontrakan sederhana di pinggiran Jakarta.

Ia fokus membantu anggota keluarganya pulih secara psikologis dan memilih memaafkan sambil berharap peristiwa serupa tidak terulang.

“Kalau bicara mau ngapain lagi saya ya mau deket sama keluarga aja dulu… sekarang, saya ikhlaskan semuanya, saya ingin merefleksikan diri saya lebih baik lagi,” tuturnya.

Polda Metro Jaya saat ini memproses sejumlah pelaku. Eko menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada aparat, meski secara pribadi ia telah memilih untuk memaafkan para pelaku. (AHK)