Satujuang.com/tag/bengkulu/">Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyambut baik dilaksanakannya Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.
“Saya harap pendataan Regsosek bisa menggambarkan keadaan sosial ekonomi masyarakat Bengkulu secara akurat,” ujar Rohidin usai audiensi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkulu, Minggu (23/10/22)
Menurut Rohidin, Regsosek penting bagi pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pendataan perlindungan sosial yang terintegrasi secara menyeluruh diciptakan agar dalam perlindungan sosial bisa tepat sasaran,” ujarnya.
Untuk diketahui, Pendataan Awal Regsosek dimulai dari 15 Oktober 2022 hingga tanggal 14 November 2022.
BPS mengemban tugas melakukan pendataan tersebut berdasarkan Inpres No 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan arahan Presiden dalam Rapat Terbatas tanggal 15 Februari 2022.
Pendataan awal Regsosek merupakan pendataan seluruh penduduk yang mencakup seluruh profil dan kondisi sosial ekonomi.
Seperti kondisi sosio-ekonomi geografis, kondisi perumahan dan sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kondisi kerentanan kelompok penduduk khusus, informasi geospasial, tingkat kesejahteraan dan informasi sosial ekonomi lainnya.
Pendataan awal Regsosek dilakukan serentak kepada seluruh keluarga di 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Hasil Regsosek akan menyajikan peringkat kesejahteraan setiap penduduk, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai rujukan oleh pemangku kebijakan saat mebuat program-program.
Kegiatan Regsosek pun tidak sebatas pendataan, namun merupakan pengelolaan data secara berkelanjutan.
Pemutakhiran data Regsosek akan dilakukan secara berkala dan mandiri melalui Monografi Digital Desa/Kelurahan.
Untuk itu diharapkan masyarakat Bengkulu menerima kedatangan petugas Regsosek serta menjawab pertanyaan dengan benar dan jujur untuk menghasilkan data yang akurat. (red/danis)
