Bengkulu Jadi Tuan Rumah Kemah Bela Negara Nasional 2022

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Bengkulu – Televisi Lokal Bengkulu menayangkan acara Live Dialog Selamat Pagi Bengkulu, dengan tema ‘Bengkulu Tuan Rumah Kemah Bela Negara Nasional 2022’.

Acara dialog pada hari Rabu (2/3/22) ini, menghadirkan Ketua Dewan Kerja Daerah Bengkulu Lisa Novita Sari.

Dalam dialog, Sekretaris Daerah (Sekda) Provisi Bengkulu, Hamka Sabri menegaskan, Provinsi Bengkulu siap untuk menjadi ‘Tuan Rumah’ kegiatan Kemah Bela Negara Nasional pada Bulan Desember Tahun 2022.

Untuk persiapannya, kata Sekda Hamka, sudah dilaksanakan sejak dari terbentuknya kepengurusan baru Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Provinsi Bengkulu.

“Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwarda Pramuka (Gubernur Bengkulu) juga sangat mendukung untuk menjadi tuan rumah Kemah Bela Negara pada bulan Desember mendatang,” ujar Sekda.

Sekda optimis, even nasional ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar, mengingat Provinsi Bengkulu telah sering menjadi tuan rumah pada ajang kegiatan nasional dan berakhir sukses.

Kegiatan Kemah Bela Negara Nasional ini nanti juga diisi dengan kegiatan puncak Hari Bela Negara Tahun 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2022.

Sekda juga menyampaikan, untuk kegiatan non fisik seperti pembekalan materi Bela Negara akan disampaikan pihak Kementerian Pertahanan RI.

“Sedangkan kegiatan non fisik seperti Pawai, Napak Tilas Budaya dan kegiatan fisik di daerah masing-masing,” jelas Sekda.

Adapun lokasi kegiatan di Desa Srikaton Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah dan Desa Bukit Peninjau I dan II Kabupaten Seluma, sedangkan pusat kegiatannya di Kota Bengkulu.

“Direncanakan juga Presiden Joko Widodo hadir dalam puncak Hari Bela Negara itu nanti,” ungkapnya.

Sekda Hamka berharap kegiatan ini dapat didukung oleh semua lapisan masyarakat Bengkulu.

Menurutnya, Pramuka hanya sebagai sarana saja, namun perhelatan akbar ini merupakan agenda milik masyarakat Bengkulu.

Sekda menuturkan, Pramuka siap di garda terdepan untuk memajukan Bengkulu. Kritik dan saran yang membangun selalu diharapkan karena Pramuka hanyalah sarana dalam melaksanakan agenda nasional.

“Dengan adanya agenda ini, diharapkan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” tandas Sekda Hamka. (Adv)