Satujuang, Bengkulu- Antrean BBM mengurai, solar subsidi masih belum tersedia di beberapa SPBU Kota Bengkulu pada Senin (10/11/25). Kondisi ini terpantau di beberapa lokasi, meski pasokan Pertalite mulai lancar.
Pewarta di lapangan melaporkan antrean kendaraan di SPBU Pagar Dewa, SPBU Km 8, dan SPBU Km 6,5 tidak lagi terlalu panjang. Di SPBU Km 8, kendaraan roda empat dapat mengisi Pertalite setelah mengantre sekitar satu jam.
Namun, jenis bahan bakar Solar Subsidi masih belum tersedia di lokasi tersebut. Sejumlah kendaraan yang terlanjur mengantre terpaksa mengurungkan niat dan meninggalkan SPBU.
Kondisi antrean yang mengurai ini nampaknya hasil dari merapatnya kapal pengangkut BBM ke Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Kapal tersebut disebut Pertamina mengangkut 2.000 kiloliter Pertalite dan 1.000 kiloliter Bio solar.
Pertamina sebelumnya telah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk Provinsi Bengkulu dalam kondisi aman. Hal ini menyusul kedatangan kapal pengangkut BBM yang dijadwalkan bersandar pada Minggu (9/11) pagi.
“Besok kapal akan tiba mengangkut 2.000 kiloliter Pertalite dan 1.000 kiloliter Pertamax,” ungkap Sales Area Manager Retail Bengkulu, Mochammad Farid Akbar, pada Sabtu (8/11). Pernyataan ini disampaikan usai Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi Bengkulu.
Farid menjelaskan, dengan tibanya kapal, Pertamina segera melakukan proses pemulihan agar antrean di SPBU dapat terurai.
Ia juga mengakui sempat terjadi kendala teknis pada tiga November lalu yang menyebabkan distribusi BBM tersendat.
Menurutnya, kondisi kini sudah membaik. Terminal BBM di Lubuk Linggau (Sumsel) dan Kabung (Sumbar) telah kembali beroperasi normal. Ini memastikan penyaluran BBM ke Bengkulu dapat berjalan optimal.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan *panic buying* karena stok BBM di Bengkulu aman,” tegasnya saat itu. (Red)
