11 Miliar Dana SPP Diselewengkan, Ratusan Mahasiswa UNIBA Tidak Terima Ijazah

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Batam – Riau Corruption Wacth (RCW) menduga ada untuk penggelapan dan penyelewengan iuaran dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) oleh oknum pada bagian Administrasi Universitas Batam (UNIBA).

Akibatnya, ratusan mahasiswa kelulusan tahun 2021-2022 tidak menerima ijazah. Dana yang diduga kuat diselewengkan itupun tak tanggung-tanggung, mencapai Rp.11 Miliar.

“Ada ratusan mahasiswa lulusan UNIBA yang tidak mendapatkan ijazah sampai sekarang. Informasinya kerugian mencapai Rp.11 Miliar,” kata Mulkansyah, Ketua RCW, Selasa (12/7/22).

Mulkansyah meminta agar pihak Yayasan yang menaungi UNIBA agar bertanggung jawab atas ulah para oknum di kampus tersebut. Dirinya juga mengatakan akan mengawal kasus tersebut sampai keranah hukum.

“Proses hukum harus berjalan, dan mahasiswa harus di perhatikan dan di bantu sampai selesai. Kasian pihak mahasiswa yang orang tuanya susah mencari uang untuk kuliah anak nya malah berantakan atas kejadian ini. Kita terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” ucapnya.

Terpisah, dikutip dari Batamtoday.com, Rektor UNIBA, Prof Dr Ir H Chablullah WIBisono MM, membenarkan kejadian penyelewengan dana SPP para Mahasiswa. Ia juga mengatakan jika para terduga pelaku tengah diproses hukum.

“Ya benar ada kejadian itu dan dilakukan oleh tiga pegawai bagian administrasi, sekarang tiga pegawai sudah mengundurkan diri dan proses hukum tengah berjalan,” ujarnya. (Esp)