Warga Desa Marga Karya Tolak Pembangunan Alfamart

lokasi pembangunan Alfamart yg di tolak tokoh masyarakat

Sumbawa – Warga Desa Marga Karya, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, dengan tegas menolak pembangunan toko ritel modern (Alfamart) di wilayah mereka.

Alasannya, keberadaan Alfamart ini ditengarai akan mengancam lumpuhnya usaha kecil milik warga.

Burhanuddin (45), tokoh masyarakat Desa Marga Karya, Kecamatan Moyo Hulu, kepada awak media mengatakan, bahwa keberadaan Alfamart akan memberikan dampak negatif terhadap keberlangsungan para pedagang kecil yang ada di sekitarnya.

Baca Juga :  Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Dandim 0733/Kota Semarang

“Semua pedagang tidak setuju Alfamart dibangun di Desa Marga Karya, karena dipastikan akan melumpuhkan pedagang kecil yang sudah puluhan tahun keberadaanya,” tegasnya, Minggu (6/2/22).

Burhanudin mengungkapkan, sampai dengan saat ini, Pemerintah Desa dan Kecamatan belum pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Apalagi lokasi rencana dibangunnnya Alfamart sangat dekat dengan para pedagang tradisional.

“Dengan adanya penolakan dari warga, terutama para pedagang, kami berharap pemerintah Desa dan Kecamatan bisa mempertimbangkan pemberian izin rencana pembangunan Alfamart tersebut,” pungkas Burhanuddin.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah DEWG, Wagub NTB Sambut Menteri Kominfo

Senada dengan itu, Samsul Hidayat salah satu pemilik toko kecil di Desa Marga Karya menyayangkan atas pemberian izin pembangunan Alfamart oleh Pemdes setempat.

Samsul mengaku tidak pernah ada sosialisasi apapun dari pihak Desa.

Selain itu, dirinya bersama warga akan mendatangi Bupati dan Dinas terkait untuk meminta agar izin pembangunan Alfamart di Desa Marga Karya segera dicabut.

Baca Juga :  Sahabat Ruang Hukum Community dan Rekan Bagikan Puluhan Bibit Pohon

“Saya dengan tegas menolak pembangunan Alfamart tersebut. Apabila benar telah ada izin pembangunan Alfamart di Desa Marga Karya, kami minta segera dicabut dan dibatalkan,” tegasnya.

Sampai berita ini terbit, sebelumnya awak media telah berusaha melakukan konfirmasi kepada Saparuddin selaku Kepala Desa Marga Karya melalui telepon dan Whatsapp, tapi belum ada tanggapan. (fitra)