Warga Bengkulu Resah, BBM Oplosan Muncul di Tengah Krisis

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu – Di tengah krisis BBM dan tingginya beban opsen pajak, masyarakat Bengkulu kini dihadapkan dengan ancaman baru, yakni peredaran BBM oplosan.

Kekhawatiran ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang warga mengalami kerusakan motor akibat diduga menggunakan BBM oplosan.

Video tersebut menampilkan dua pria tengah memperbaiki sepeda motor di pinggir jalan.

Menurut narasi dalam video, motor itu milik seorang warga Kampung Bali, Kota Bengkulu, yang dikenal sebagai Bang Okta.

Diduga, kerusakan terjadi setelah Bang Okta mengisi motornya dengan BBM oplosan dari penjual tak resmi.

“Orang oplosan, Min. Nah, Bang Okta Kampung Bali, Min, korban e,” ujar seorang perempuan dalam video sembari menunjukkan botol berisi cairan keruh, yang diyakini sebagai BBM oplosan.

Warna dan tekstur bahan bakar dalam botol jelas berbeda dari BBM standar, memperkuat dugaan adanya campuran zat asing.

Fenomena BBM oplosan ini menambah daftar panjang persoalan yang menghimpit masyarakat Bengkulu.

Setelah kelangkaan BBM dan beban opsen pajak yang memberatkan, kini warga harus berjibaku dengan risiko membeli bahan bakar palsu demi bisa tetap beraktivitas.

Kerugian akibat BBM oplosan bukan sekadar kerusakan mesin. Lebih dari itu, penggunaan bahan bakar ilegal ini bisa mengancam keselamatan pengendara.

Menjadi ancaman nyata jika BBM oplosan terus beredar tanpa pengawasan.

Warganet pun ramai menyuarakan kekhawatiran mereka. Banyak yang mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku penjual BBM oplosan.

Pengawasan terhadap penjualan BBM eceran diminta diperketat agar kasus serupa tak terulang. (Ronal)