Wali Kota Tanjungpinang Rapat Virtual dengan Presiden

Perkiraan Waktu Baca: 3 menit

Tanjungpinang – Seluruh Kepala Daerah mulai dari Gubernur, Bupati dan Wali Kota, serta Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim dan Kapolres se-Indonesia mengikuti arahan Presiden Jokowi, terkait upaya Penanganan Covid19 varian omicron melalui video conference.

Tidak terkecuali Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, yang mengikuti arahan tersebut dari ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah, kantor Wali Kota, Senin (07/02/22)

Wali Kota Rahma, saat itu didampingi Kepala Dinas Kesehatan PP & KB, Elfiani Sandri dan sekretaris BPBD, Andhika Oktoranda.

Presiden dalam arahannya menyampaikan, pandemi belum sepenuhnya berakhir, setelah varian Delta selanjutnya dihadapkan tantangan varian omicron yang penularannya lebih cepat 4 kali dari varian Delta.

Melihat trend kasus omicron dunia, di Amerika, Inggris, juga Francis, kasus barunya masih sangat tinggi sekali untuk omicron. Tetapi untuk tingkat rawatnya masih di bawah varian Delta.

“Belajar dari Negara-Negara lain, kita ingin menangani varian omicron di Negara kita bisa dengan manajemen yang lebih baik dari saat kita menghadapi varian Delta di Tahun 2020 maupun 2021,” tutur Presiden.

Jokowi mengingatkan seluruh daerah untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi dan menanggulangi dampak penyebaran virus Covid-19 varian omicron.

“Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar varian Omicron tidak meluas di tanah air. Juga jangan sampai terjadi lonjakan penularan di luar Jawa,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, jika dilihat trend kasus omicron di Indonesia, sampai saat ini 93%  kasus omicron ada di Jawa dan Bali.

“Kita patut bersyukur tingkat rawatnya masih rendah. Penggunaan ICU Alhamdulilah juga masih rendah”, terangnya.

Jokowi menekankan agar berhati-hati menghadapi kenaikan kasus omicron di setiap daerah.

“Semua harus siap, manajemen detail harus disiapkan. jangan sampai varian omicron datang, rumah, oksigen, obat-obatan, ISO Tank belum disiapkan. Dipastikan lagi segala kesiapan menghadapi gelombang omicron,” imbuhnya.

Ditambahkanya, karakter pasien yang meninggal pada kasus omicron yakni 69% belum vaksin lengkap artinya vaksin menjadi kunci bagi penanganan varian omicron untuk menekan angka kematian.

“Segera laksanakan percepatan vaksinasi yang masih di bawah 70%, utamanya untuk lansia. Yang di luar Jawa-Bali juga agar dilihat terutama untuk dosis 2 dan dosis 2 untuk lansia agar dipercepat,” ungkap Jokowi.

Usai kegiatan, Rahma menyampaikan, untuk segera menindaklanjuti arahan Presiden dalam kesiapan penanganan varian omricon khususnya di Kota Tanjungpinang.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, dalam antisipasi dan penanganan gelombang varian baru covid-19 yaitu omicron, Pemkot Tanjungpinang akan terus mendisiplinkan protokol kesehatan kepada masyarakat. Juga kesiapan rumah sakit untuk menampung pasien kasus covid-19 yang semakin melonjak,” ucap Rahma.

Rahma juga mengimbau agar segera mendapatkan vaksin bagi masyarakat yang belum.

“Satgas Covid-19 agar terus melakukan percepatan vaksin dan terus perketat protokol kesehatan utamanya penggunaan masker disetiap berkegiatan,” tutupnya. (Dadan Hamdani)