Mukomuko – Terkait pemberitaan sebelumnya yang berjudul Satujuang.com/gunakan-dana-desa-proyek-desa-sibak-disinyalir-amburadul/">Gunakan Dana Desa, Proyek Desa Sibak Disinyalir Amburadul, awak media mencoba melakukan penelusuran, Sabtu (21/5/22).
Hasilnya, dalam pelaporan alokasi Dana Desa (DD) Sibak di Kecamatan Ipuh, salah satu peruntukkannya untuk pengadaan wastafel.
Diketahui, pengadaan wastafel tersebut masuk dalam 8% alokasi DD Sibak untuk penanganan Covid 19.
Di ungkapkan salah satu warga melalui telpon, dana 17 juta untuk pengadaan wastafel itu sangat besar.
“17 juta itu sangat besar, tapi bukti fisik wastafel di kantor desa tidak ada, belum lagi air sumur bor yang masih belum lancar,” ungkapnya.
Di tempat terpisah awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Budy Utoyo, sekretaris Lumbung Aspirasi Rakyat (LIRA) Mukomuko.
Budy membenarkan apa yang disampaikan oleh warga tersebut.
“Berita itu benar dan saat ini kita sudah mulai tahap pengumpulan bukti-bukti dengan turun langsung lapangan. Kita tidak main main dalam mengusut dugaan amburadulnya Dana Desa Sibak,” tegas Budy.
Sampai berita ini ditayangkan, awak media belum dapat konfirmasi dari pihak desa Sibak. (zul)
