Hukrim  

Satpam Dianiaya 10 Anggota Geng Motor

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, didampingi Kasi Humas dan KBO Reskrim Resor Gowa menggelar konferensi pers, Jumat (4/2/22).

Gowa – Sat Reskrim melalui Jatanras Polres Gowa (Jago) berhasil membekuk 13 orang Kawanan geng motor yang kerap berulah di Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu.

Geng Motor tersebut membuat konten video pengancaman lalu mengunggahnya di media sosial hingga viral.

Dalam rekaman video itu, para remaja bernarasi mengancam saat berada di atas perahu, sambil mengacungkan sejumlah senjata tajam berupa parang dan anak panah.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, didampingi Kasi Humas dan KBO Reskrim Resor Gowa menggelar konferensi pers, Jumat (4/2/22).

Kasat mengatakan, dari 13 pelaku geng motor yang diamankan, 10 diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Simpan 2000 Samcodin Dalam Plastik Hitam, 2 Pria Ditangkap Polisi

“10 remaja geng motor ini telah ditetapkan sebagai tersangka, pelaku ini diringkus berdasarkan rekaman CCTV lalu kita langsung melakukan penyelidikan,” ujar Bobby

Kasat menambahkan, para pelaku tak puas hanya garang di media sosial, mereka menganiaya seorang satpam di Jalan Basoi Daeng Bunga, Kabupaten Gowa, Selasa dini hari, (2/2) lalu.

“Mereka juga menganiaya seorang Security dan melempari pos dengan batu,” kata Kasat.

Tidak terima perilaku geng motor itu, korban melaporkan kejadian ke polisi.

Berdasarkan laporan korban, Tim Jatanras Polres Gowa melakukan serangkaian penyelidikan kemudian menangkap ke-13 orang terduga pelaku.

Barang bukti yang diamankan berupa 3 unit motor, 13 mata panah busur, 2 buah batu kali, 2 bilah parang, 2 buah ketapel busur dan 1 buah mesin gurinda pembuat mata panah busur.

Baca Juga :  KDRT Berujung Maut, Suami Serahkan Diri Ke Polisi

Kasat menceritakan, motifnya balas dendam antara geng Swadaya dengan geng Pelor.

Menurut Kasat, awalnya kedua geng motor ini pernah berpapasan saat melintas di Jalan Basoi Daeng Bunga.

Lalu terjadi ketersinggungan dan menyulut emosi dari kedua kubu yang kemudian memuncak dengan saling serang

Para tersangka berencana melakukan penyerangan terhadap geng motor Pelor yang bersebelahan dengan pos security.

Petugas security yang melihat adanya keributan langsung melakukan pembubaran.

Para pelaku menyangka security tersebut anggota kelompok geng Pelor, lalu kelompok geng Swadaya menyerang korban menggunakan mata panah busur dan melempari pos security.

Baca Juga :  Polres Seluma Berhasil Ungkap 2 Ha Ladang Ganja

“Para pelaku pun saat itu langsung melarikan diri,” jelas Kasat.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP dan pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan penjara.

Kasat menghimbau agar warga secepatnya melaporkan bila ada kejadian seperti ini ke polisi.

“Kami harap orang tua melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya, agar tidak ikut terlibat dalam suatu kelompok tertentu yang mengarah ke aksi kejahatan,” imbau Kasat. (sattu)