Rem Blong Picu Kecelakaan Truk di Blitar, Hantam Rumah Warga hingga Rusak Parah

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Blitar- Tragedi kecelakaan truk bermuatan batako terjadi di Blitar setelah mengalami rem blong, menghantam rumah warga hingga rusak parah, Selasa (16/2/26).

Menurut informasi yang didapat, kecelakaan truk ini bermula saat truk Mitsubishi berwarna kuning bernomor polisi S 9303 UX yang dikemudikan A N, warga Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, melaju dari arah utara menuju selatan.

Memasuki wilayah Dusun Krajan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dengan kondisi jalan yang menuntut pengereman ekstra.

Truk bermuatan batako tersebut tiba-tiba mengalami gagal fungsi rem atau rem blong.

Lantaran beban muatan batako yang berat dan laju kendaraan tak terkendali, sopir A N tidak mampu menguasai kemudi hingga truk meluncur deras keluar jalur dan menghantam rumah milik Sukiman.

Truk tersebut baru berhenti setelah menghantam bagian ruang tamu dan kamar depan rumah Sukiman, warga Dusun Krajan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

“Laju truk terhenti tepat di bagian ruang tamu dan kamar depan rumah warga. Suara benturannya cukup keras hingga mengejutkan warga sekitar,” ungkap Aiptu Saiful Muhaini, Kasi Humas Polres Blitar, Selasa (17/2/26).

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah, sementara kondisi rumah Sukiman mengalami kerusakan signifikan pada struktur ruang tamu dan kamar depan.

Sopir truk, A N, mengalami luka patah tulang ringan pada bagian tangan kiri dan telah dilarikan ke RS Solo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, pemilik rumah dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan truk ini, dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 60.000.000 (Enam Puluh Juta Rupiah) berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Wonotirto segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan Unit Laka Satlantas Polres Blitar.

Kasus kecelakaan truk ini diselesaikan melalui jalur mediasi secara kekeluargaan.

“Penanganan dilakukan secara kekeluargaan melalui proses mediasi yang didampingi oleh Polsek Wonotirto dan berkoordinasi dengan Unit Laka,” pungkas Muhaini. (Herlina)