Putus Cinta, Turis Rusia Lecehkan Hewan di Thailand

Satujuang- Seorang turis Rusia, Evgenii Kuvshinov (26), melakukan tindakan mengganggu di Thailand setelah putus cinta.

Kuvshinov, yang bekerja di industri pemasaran kecantikan, mengalami penolakan dari mantannya, seorang pramugari.

Upayanya untuk kembali bersama mantan pacarnya gagal, termasuk permohonannya kepada Donald Trump.

Terblokir di media sosial, Kuvshinov kemudian memutuskan untuk berlibur ke Thailand pada bulan Mei untuk mencoba mengatasi sakit hatinya.

Pada 15 Agustus, Kuvshinov ditemukan telanjang dan melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seekor sapi betina di area pedesaan Thailand.

Ia sebelumnya terlihat mendekati sapi tersebut dengan cara yang mencurigakan, dan akhirnya mencoba melecehkannya. Sapi betina marah dan melawan, menyebabkan Kuvshinov terluka akibat tandukan.

Warga setempat merekam kejadian tersebut dan melaporkannya kepada polisi. Dalam penyelidikan, polisi menemukan ganja di mobil Kuvshinov, yang menunjukkan bahwa ia mungkin dalam keadaan mabuk.

Selain itu, Kuvshinov mengaku melarikan diri dari wajib militer Rusia dan berharap dapat bernegosiasi dengan Presiden Putin untuk rujuk dengan mantannya.

Kuvshinov kini berada dalam tahanan polisi, setelah ditolak perawatan medis di rumah sakit. Penyelidikan masih berlangsung dengan bantuan dari polisi pariwisata dan imigrasi Thailand.(Red/detik)