Pra Musrenbang NTB Bakal Seru, Jadi Wadah Akselerasi Program Strategis

Musrenbang RKPD di prediksi berlangsung seru dikarenakan menjadi wadah strategis akselerasi program NTB.

Mataram– Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) NTB 2023 akan dilaksanakan di Mataram tanggal 29-30 Maret 2022.

Musrenbang RKPD ini di prediksi berlangsung seru dikarenakan menjadi wadah strategis akselerasi program NTB.

Provinsi NTB melalui Bappeda selaku penyelenggara direncanakan menghadirkan para pemateri terbaik.

“Mereka akan menyajikan aneka pembahasan yang berguna untuk kita dalam kaitan membangun NTB,” kata Kepala Bappeda Provinsi NTB H Iswandi.

Baca Juga :  HUT ke-63 Sumbawa Menuju Kabupaten Gemilang Dan Berkeadaban

Sebagai contoh, hari pertama, lima kepala daerah akan membawakan materi terkait isu strategis dan kegiatan prioritas kabupaten/kota masing-masing.

“Daerah dari Sumbawa termasuk pemprov bisa saling belajar, bertukar pengalaman satu sama lain,” ujar Doktor Pemerintahan tersebut.

Selain dari unsur pemerintahan, pihaknya juga menghadirkan PT AMNT yang akan menyampaikan materi terkait pembangunan smelter. Mulai dari progres, target, dan kebutuhan intervensi.

Baca Juga :  Satpol PP Segel 12 Tempat Usaha Langgar Prokes

“Ada pula PT STM yang akan membahas investasi gas dan mineral. Juga terkait progres, target, dan kebutuhan intervensi,” ujarnya.

Masih pada hari pertama kegiatan, ada pula Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Materinya terkait potensi kerja sama pemda dalam pengembangan kegiatan  BPOLBF.

Baca Juga :  Apel Pengecekan, Dandim 1628/SB Tekankan Semangat Dalam Bekerja

Berikutnya Bappeda NTB menghadirkan Bappeda Sulawesi Selatan. Bahasannya mengenai peluang kerja sama regional Provinsi  Sulawesi Selatan dengan Provinsi NTB.

“Ini menyangkut poros Bima-Sulawesi Selatan yang cukup dekat secara kewilayahan,” tambah Iswandi

“Juga akan ada penyelarasan usulan hasil Musrenbang kabupaten/kota dengan usulan forum OPD sesuai dengan kewenangan dan isu strategis provinsi,” tutupnya. (fitra/diskominfotikntb)