Polda Bengkulu Rilis Capaian Akhir Tahun 2025: 5.622 Kasus, 59,64% Berhasil Diselesaikan

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu merilis capaian akhir tahun 2025 dengan total 5.622 kasus, di mana 59,64 persen di antaranya berhasil diselesaikan.

Capaian ini menunjukkan 3.353 kasus berhasil diselesaikan dari total 5.622 kasus yang tercatat hingga 20 Desember 2025, berdasarkan data aplikasi DORS.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono SIK M.Si, menyampaikan informasi ini dalam Press Release akhir tahun 2025 di Aula Awaludin Djamil Mapolda Bengkulu, Selasa siang (30/12/25).

Dari total 5.622 perkara, mayoritas didominasi kejahatan konvensional, disusul kejahatan transnasional dan kejahatan terhadap kekayaan negara, dengan rincian:

  • Kejahatan konvensional: 5.087 kasus
  • Kejahatan transnasional: 457 kasus
  • Kejahatan terhadap kekayaan negara: 77 kasus

Beberapa kasus menonjol yang tercatat meliputi:

  • Pencurian dengan Pemberatan (Curat): 696 kasus
  • Penipuan: 329 kasus
  • Pencurian biasa: 326 kasus
  • Penggelapan: 324 kasus

Di sektor narkotika, Ditresnarkoba Polda Bengkulu berhasil mengungkap 374 kasus dengan 344 penyelesaian perkara, mencapai 92 persen.

Dari pengungkapan tersebut, Polda Bengkulu menyita barang bukti berupa 13,5 kilogram ganja, 1,7 kilogram sabu, 74 butir ekstasi, dan 11.220 butir obat berbahaya.

Sementara itu, untuk tindak pidana korupsi, Polda Bengkulu menangani 46 perkara dan berhasil menyelesaikan 24 kasus.

Upaya penegakan hukum ini berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 3.501.744.935 dari total kerugian negara yang mencapai Rp 16,5 miliar.

Terkait keamanan lalu lintas, tercatat terjadi 1.102 kecelakaan sepanjang tahun 2025 yang mengakibatkan 213 orang meninggal dunia.

Kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas ini ditaksir mencapai Rp 2,26 miliar.

Untuk penindakan pelanggaran, kepolisian telah menjaring 37.869 pelanggar, yang terdiri dari 7.422 tilang manual/ETLE dan 30.447 tindakan berupa teguran.

Selain penegakan hukum, Polda Bengkulu juga menonjolkan program unggulan “10 Commander Wish Kapolda”.

Di antaranya adalah aksi nyata dalam ketahanan pangan dengan penanaman lahan seluas 924,15 hektare melalui program “Sadesahe”.

Polda Bengkulu juga turut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengelola 21 pusat distribusi (SPPG) yang menyasar 38.696 penerima manfaat.

Dalam bidang sosial, kepolisian melakukan bedah rumah sebanyak 65 unit dan mengumpulkan dana sosial melalui program “SRIDURI” sebesar Rp 166,2 juta untuk membantu masyarakat dan personel yang membutuhkan bantuan.

Kapolda menyebut rilis ini merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dan keamanan bagi seluruh warga Bengkulu,” tutup Irjen Pol Mardiyono, Kapolda Bengkulu. (Red)