Pertamina Pastikan Stok BBM Bengkulu Aman dan Terkendali: Tidak Terdampak Perang Iran

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Satujuang, Bengkulu- PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM Bengkulu aman terkendali dan tidak terdampak konflik internasional, menepis kekhawatiran masyarakat.

Sales Area Manager Retail Bengkulu PT Pertamina Patra Niaga Mochammad Farid Akbar menjelaskan penyaluran BBM dari Terminal Pulau Baai berjalan normal, Kamis (6/3/24).

Distribusi hari itu mencakup 688 kiloliter (KL) Pertalite, 336 KL Pertamax, serta 219 KL Biosolar untuk memenuhi kebutuhan SPBU.

“Untuk stok, kita pastikan aman,” ujar Mochammad Farid Akbar, menanggapi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Stok Pertamax mencapai 930 KL cukup untuk empat hari, Pertalite 2.873 KL untuk lima hari, dan Biosolar B40 4.557 KL bertahan 13 hari.

Tambahan pasokan Pertalite sebanyak 3.500 KL akan tiba malam ini sekitar pukul 19.30 WIB melalui kapal tanker SPOB Dato Siri Loe.

Selanjutnya, kapal SPOB Gaharu Oleum 18 dijadwalkan tiba 8 Maret membawa 2.400 KL Pertalite dan 1.600 KL Pertamax.

“Stok aman. Tidak ada pembatasan penyaluran BBM dari terminal ke SPBU,” tegas Farid menanggapi isu konflik internasional.

Farid menambahkan, sejauh ini belum ada dampak konflik internasional terhadap ketahanan stok BBM di Provinsi Bengkulu.

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan karena persediaan BBM tetap aman terkendali. (Rls)