Pemkot Batu Bersama Komando Resort Militer 083/Baladhika Jaya Malang Gelar Balayang Cup 2023

Kota Batu– Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bekerja sama dengan Komando Resort Militer 083/Baladhika Jaya Malang menyelenggarakan acara Balayang Cup 2023.

Acara ini menawarkan banyak hal menarik bagi pengunjung yang berkunjung ke Kota Batu, Jawa Timur.

“Salah satu atraksinya adalah wisata paralayang di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu,” Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat mempromosikan kawasan wisata itu.

Dijelaskan Aries, Desa ini terletak di ketinggian 850 hingga 970 meter di atas permukaan laut, dengan curah hujan rata-rata antara 2000 hingga 3000 mm per tahun.

Desa Oro-Oro Ombo memiliki luas wilayah 1.379 hektar (13,79 km2) dan menjadi tempat mata pencaharian utama melalui sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan sektor lainnya.

“Desa ini terletak di kawasan Pegunungan Panderman, dengan 13 RW dan 37 RT, serta memiliki populasi sekitar 12.036 jiwa,” imbuh Aries.

Dari ketinggian, pengunjung dapat menikmati pemandangan lembah, sungai, pegunungan, dan hutan yang indah.

Para peserta paralayang juga dapat menikmati pemandangan yang spektakuler saat mereka berada di ketinggian.

“Kami saat ini sedang fokus mengembangkan wisata di kawasan Jalur Lingkar Barat (Jalibar),” terang Aries.

Salah satu fasilitas yang sudah dibangun di kawasan tersebut adalah rest area bagi para wisatawan yang ingin menikmati panorama alam Batu.

Untuk pengembangan wisata paralayang, Aries mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan dukungan penuh dari KOREM 083 Baladhika Jaya Malang.

“Kawasan wisata ini dinamakan Balayang Cup “Run, Hike, dan Fly” 2023,” sebut Aries.

Meskipun acara ini masih tergolong baru, jumlah peserta yang mengikutinya cukup banyak, yakni 51 peserta yang terdiri dari 41 putra dan 10 putri.

Peserta berasal dari wilayah Malang Raya, Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Lamongan, Tuban, Pacitan, dan Semarang.

“Kejuaraan Paralayang Balayang Cup 2023 memiliki perbedaan dengan kejuaraan sejenis lainnya,” ujar Danrem 083 Bhaladika Jaya, Kolonel Inf M.I. Gogor menambahkan.

Dijelaskan Gogor, Para peserta tidak hanya dituntut untuk terbang dan mendarat dengan tepat, tetapi juga harus melewati tahapan berlari sejauh 2 kilometer dan mendaki setinggi 1,4 meter menuju Puncak Take Off.

Gogor juga menyebutkan bahwa acara Balayang Cup 2023 ini merupakan upaya dari Korem 083 Bhaladika Jaya untuk membangun komunitas paralayang dalam satu wadah pembinaan yang solid.

“Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempromosikan olahraga paralayang dan menghasilkan atlet-atlet paralayang yang unggul dan berprestasi,” imbuh Gogor.

Dengan konsep the new triatlon, Balayang Cup 2023 diselenggarakan di Gunung Panderman, Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu.

Acara ini menawarkan kombinasi unik dari lari, mendaki dan terbang di mana peserta harus melewati tahapan berlari sejauh 2 kilometer dan mendaki setinggi 1,4 meter sebelum akhirnya terbang dengan paralayang.

“Konsep ini memberikan tantangan ekstra bagi para peserta dan menjadikan Balayang Cup 2023 berbeda dengan kejuaraan paralayang lainnya,” terang Gogor.

Dengan adanya kerjasama antara Pemerintah Kota Batu dan Komando Resort Militer 083/Baladhika Jaya Malang, acara ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan komunitas paralayang.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan Kota Batu sebagai destinasi paralayang yang menarik dan memikat.

“Dengan pemandangan yang spektakuler dari atas bukit, para peserta dan pengunjung dapat menikmati keindahan lembah, sungai, pegunungan, dan hutan yang memukau,” tegas Gogor.

Melalui Balayang Cup 2023, Pemkot Batu berharap dapat meningkatkan pariwisata daerah dan mempromosikan potensi alam yang dimiliki.(adv-Diskominfokotabatu/dws)