Pemko Batam Teken KSP Pembangunan Pasar Induk Jodoh Bersama PT UJKM, Optimalisasi Aset Daerah

Pemko Batam Teken KSP Pembangunan Pasar Induk Jodoh Bersama PT UJKM, Optimalisasi Aset Daerah

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah dengan PT Usaha Jaya Karya Makmur (PT UJKM) untuk pembangunan dan operasional Pasar Induk Jodoh.

Perjanjian ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (17/3/25).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan skema kerja sama.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga dapat menghasilkan skema kerja sama terbaik dalam rencana pembangunan Pasar Induk Jodoh yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Walikota.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah secara optimal menjadi fokus utama pemerintah untuk memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana aset daerah ini benar-benar produktif dan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Amsakar.

Menurut Amsakar, kerja sama ini bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan juga bagian dari strategi jangka panjang penataan sistem perdagangan di Kota Batam.

Kehadiran Pasar Induk Jodoh diharapkan menjadi pusat distribusi yang efisien sekaligus penggerak ekonomi baru melalui skema KSP tersebut.

Melalui skema KSP ini, Pemerintah Kota Batam akan memperoleh manfaat berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan dari pemanfaatan aset daerah.

Skema ini dinilai mampu menjaga aset tetap produktif sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, pembangunan pasar induk juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan menyediakan ruang lebih luas bagi pelaku usaha kecil, pedagang tradisional, dan UMKM.

“Pasar induk ini kami arahkan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, memberikan ruang bagi pedagang kecil dan UMKM agar dapat tumbuh, berkembang, dan meningkatkan daya saing,” tegas Amsakar Achmad.

Pemerintah Kota Batam juga mendorong terbentuknya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi pembangunan kota.

Dengan demikian, Batam diharapkan semakin tertata, modern, dan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Penandatanganan perjanjian ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Batam dan PT UJKM dalam menghadirkan Pasar Induk Jodoh yang representatif dan mendukung penguatan sistem perdagangan di Kota Batam. (NIP)


Comment