Bengkulu– ASS (13) pelajar asal kota Bengkulu meninggal tergulung ombak di Pantai Tapak Paderi, Bengkulu.
“Benar ada pelajar meninggal akibat tergulung ombak sore tadi,” terang Kasi Humas Polresta Bengkulu IPTU Nurlaila, Kamis (24/8/23).
Dijelaskan Nurlaila, Sekitar Pukul 16.30 WIB, korban sedang bermain sepak bola di pinggir Pantai Tapak Paderi dengan keenam temannya.
Lalu, korban dengan keempat temannya ingin mandi di pantai setelah puas bermain bola, sementara kedua temannya hanya duduk di pinggir pantai.
“Teman korban inisal MR (11) tergulung ombak saat mandi dan korban berinisatif menolong temannya tersebut” terang Nurlaila.
Korban kemudian berhasil menolong temannya tersebut. Namun tak berselang lama, korban malah tergulung ombak.
Kejadian tersebut membuat teman korban yang berada dipinggir pantai berteriak memanggil warga untuk meminta bantuan.
“Korban yang sempat tergulung ombak berhasil diselamatkan warga dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diberi pertolongan,” ungkap Nurlaila.
Namun saat tiba di RS Bhayangkara dan diperiksa, korban ternyata tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan telah meninggal dunia.
Dikarenakan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, maka korban yang telah meninggal dunia akhirnya dibawa ke rumah duka.(NT/Oza)
