Kemudian dari segi demografi, seperti letak wilayah. Kemudian ada benteng Marlborough yang merupakan benteng terbesar nomor dua di Asia Tenggara, begitu pula dengan sumber daya alamnya.
Meri Sasdi berpesan agar mindset dari masyarakat di Provinsi Bengkulu memiliki optimisme yang tinggi, jangan rendah motivasi.
“Intinya mari kita semua para generasi muda dan para media semuanya, kita harus optimis sesungguhnya bahwa Bengkulu ini hebat. Dengan membangun berbagai kolaborasi pemberitaan-pemberitaan kita yang selalu optimis dan itu sudah dibuktikan dengan dukungan dari media saat ini, khususnya tentang Bengkulu yang terekspos, untuk orang berminat investasi dan semuanya tentang Bengkulu,” tutup Meri Sasdi.
Acara bedah buku Bengkulu Hebat ini dihadirkan tiga pakar, yakni Guru Besar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prof.Dr.Arono M.Pd, Pemerhati Pendidikan Dr.H.Herman Malik M.Sc dan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Dwi Layla Sukmawati S.Pd M.Hum. (Adv)