Malang – Pergantian tahun di komplek Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang sepi pengunjung.
Diduga masyarakat Malang yang biasanya memadati stadion pada malam tahun baru masih berduka atas insiden Kanjuruhan tempo lalu.
“Ya begini kondisinya bersih dari sampah mas, sebab tidak banyak masyarakat yang berkunjung menghabiskan malam pergantian tahun di sini, ” kata Awang Karta, pedagang di komplek Stadion Kanjuruhan, Minggu (1/1/23).
Kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya, biasanya usai pesta malam pergantian tahun, sampah-sampah berserakan di pagi hari, usai malam tahun baru.
” Alhamdulillah sekarang kondisinya bersih, tidak ada sampah yang berserakan di stadion ini,” terangnya.
Kendati demikian, Awang mengaku prihatin, sebab dengan tidak adanya sampah sisa pesta malam pergantian tahun, menandakan masyarakat tidak tertarik datang lagi ke Stadion Kanjuruhan.
Praktis, pendapatan pedagang berkurang signifikan.
“Ya usai Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu itu, merubah drastis situasi di stadion. Padahal, di malam tahun baru ini satu satunya harapan pedagang bisa mendongkrak pendapatan, ” pungkas Awang. (red/Dws)
