Kota Malang Terima Penghargaan Shelter Lansia dari Gubernur

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Malang Kota – Pemerintah kota (Pemkot) Malang menerima penghargaan juara dua, untuk kategori Pemerintah kabupaten/kota yang Memiliki Shelter Mandiri bagi kelompok lanjut usia (lansia) di Hotel Grand Surya, Surabaya (14/12/21).

Bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan perhargaan tersebut kepada Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko.

Sofyan Edi Jarwoko yang juga Ketua Komda Lansia Kota Malang menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Tentunya ini adalah bentuk komitmen kami untuk mewujudkan pembangunan yang ramah lansia. Ke depan, akan terus kita tingkatkan shelter lansia agar makin layak dan merata,” ujar Sofyan Edi, yang akrab disapa Bung Edi.

Menurut Bung Edi, 6,76 persen penduduk kota Malang adalah masyarakat usia lansia. Harapannya setiap program bagi lansia bisa tepat sasaran, termasuk dalam bentuk shelter untuk perlindungan.

Saat ini kota Malang memiliki tiga shelter lansia. Pertama di Tuna Wisma Karya (TWK) Sukun berkapasitas 20 orang, untuk kategori lansia tidak potensial. Kedua, Pondok Lansia di Jalan Sunan Muria 1 berkapasitas delapan orang, untuk kategori lansia potensial, dan yang ketiga Skema Camp Assesment di desa Tlogowaru dengan kapasitas 30 orang untuk menampung asesmen hasil razia.

Bung Edi menegaskan, Pemkot Malang berkomitmen akan mengembangkan fasilitas untuk lansia menuju kota ramah lansia.

“Kami akan membangun dan memperbaiki infrastruktur, taman, angkutan kota, layanan kesehatan, dan lain sebagainya untuk melayani para lansia,” pungkas Wawali kota Malang.