Kebakaran Rumah, Dua Orang Penghuni Hangus

Rumah Sirajuddin yang terbakar rata tanah.

Gowa – Terjadi kebakaran di Lembang Bunne Kelurahan Cikoro, Tompobulu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (20/2/22) sekitar pukul 02.30 WITA.

Masyarakat digemparkan dengan adanya kobaran api yang meluluhlantakkan rumah milik warga bernama Sirajuddin.

Dugaan sementara, kebakaran rumah Sirajuddin disebabkan konsleting listrik.

Awak media mencoba mengkonfirmasi berita ini kepada salah satu wartawan, Enhal Abidin yang saat itu berada di lokasi kejadian.

“Akibat kejadian ini, dua orang meninggal dunia karena hangus terbakar yaitu Daeng Mimang (70) dan Khaidir (11),” ungkap Enhal Abidin kepada awak media.

Baca Juga :  Majelis Ta'lim Ainun Nisa Gelar Doa Akhir Tahun Dan Muhasabah

Kepada awak media, salah satu warga yang bernama Mania mengatakan, kebakaran ini telah menewaskan keluarga Sirajuddin.

“Benar telah terjadi kebakaran yang menewaskan keluarga Sirajuddin hangus terbakar api,” ucap Mania melalui sambungan Telepon.

Mania juga menambahkan, bahwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari.

Baca Juga :  Pemuda Brang Rea di Temukan Tewas Gantung Diri

“Perkiraan sekitar jam satu lewat, karena kami mendengar teriakan keras masyarakat setempat sekitar jam dua lewat,” kata Mania.

Lebih lanjut Mania mengatakan, pada saat bangun tidur api sudah berkobar dimana-mana sehingga dua orang korban tersebut sudah tidak bisa di selamatkan.

“Api sudah membesar di setiap sudut rumah, sehingga korban yang berada di atas rumah tersebut tidak bisa terselamatkan,” cerita Mania.

“Sirajuddin selamat karena dia tidur di lantai bawah, itupun sudah di kelilingi yang berasal dari (lantai) atas, dia bangun dan langsung menendang jendela rumahnya kemudian melompat keluar,” ujarnya.

Baca Juga :  Puskesmas Bontolempangan Gelar Vaksinasi

Diperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp. 50 jutaan.

Dari penelusuran awak media, masyarakat mengatakan bahwasanya sepanjang jalan ini tidak ada tiang listrik.
“Jadi kabel kabel listrik cuma ditempelkan di pohon yang ada di tepi jalan,” pungkasnya. (Sattu)