Kasus Begal dengan Korban Terbunuh Makin Marak

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Jakarta – Fenomena kasus begal ditanggapi Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin sebagai modus mendapatkan uang dengan cara instan.

Menurut dia polisi akan memburu pelaku begal yang menyebabkan korban tewas.

“Mungkin salah satunya nekat ingin mendapatkan uang dengan cara instan. Karna pastinya akan kami buru para pelaku kejahatan tersebut,” kata Komarudin, Senin (16/1/23).

Sebelumnya, mayat seorang pria ditemukan di Cempaka Putih pada Ahad dini hari, 1 Januari 2023.

Dari keterangan saksi yang melihat kejadian tersebut, korban tampak duduk di sepeda motor.

Posisi korban berada di tengah-tengah yang diapit dua orang. Tak lama setelah boncengan tiga itu, korban dibuang di pinggir jalan.

Perbuatan itu dilihat warga yang berada di sekitar situ. Pada tubuh korban ditemukan tiga luka tusuk.

Saat ditanya maraknya kasus begal, Komarudin menyatakan data kasus dan laporan masih sama dengan tahun sebelumnya.

“Data jumlah kasus atau laporannya masih sama. Mungkin karena sebelumnya tidak diberitakan kali, ya,” ucapnya.

Sebelumnya, dua pelaku begal sepeda motor dipukuli warga di Kampung Kobak Rante RT 14 RW 07 Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa siang, 10 Januari 2023.

Keduanya tewas akibat luka serius di tubuhnya.

Kapolsek Pebayuran Ajun Komisaris Ani Widayati mengatakan peristiwa pembegalan bermula ketika korban, Fransiskus Nahak, yang sedang mengendarai sepeda motor dipepet pelaku di TKP.

“Langsung merampas kunci kontak motor korban, dan mengacungkan sebilah celurit,” kata Ani dalam keterangannya, Senin, 10 Januari 2023.

Pelaku berhasil merampas sepeda motor korban. Menjadi korban perampasan, Fransiskus berteriak memiinta bantuan sambil teriak ”begal”.

“Penduduk setempat yang mendengar menolong lalu langsung mengejar para pelaku hingga berhasil ditangkap,” kata Ani.

Warga yang geram mengamuk dan memukulinya. Satu tewas di lokasi kejadian, sementara satu pelaku tewas saat menjalani perawatan medis di RSUD Karawang. (nt/red)